Tersandung Kasus Mafia Tanah di Labuan Bajo, NF WN Italia Ditahan

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Tersandung dalam kasus mafia penjualan aset tanah milik negara seluas 30 hektar di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), NF, salah satu Warga Negara Italia ditahan penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), Rabu (20/1/2021).

NF sendiri ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut, setelah mendengar keterangan tambahan dari tersangka VS, Selasa (19/1/2021), dan setelah berkasnya dinyatakan sempurna oleh penyidik baru dilakukan penangkapan, Selasa (19/1/2021) malam di Labuan Bajo.

“Penetapan tersangka NF, sejak Selasa (19/1/2021) siang setelah mendengar keterangan tambahan dari tersangka VS, sehingga Selasa (19/1/2021) malamnya langsung ditangkap di Labuan Bajo untuk selanjutnya diterbangkan ke Kupang, Rabu (20/1/2021), dan tiba di Bandara El Tari Kupang jam 12.45 Wita,” terang Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim,SH kepada media ini di Kejati NTT, Rabu (20/1/2021).

Baca juga :  Penjualan Aset Tanah di Mabar Seret 16 Tersangka

Lebih lanjut, ia mengatakan, sesampai di Bandara El Tari Kupang, tersangka NF digiring ke Kejati NTT untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan dan pemeriksaan tambahan terkait keterlibatannya sebagai  makelar penjualan tanah aset negara tersebut, kemudian langsung ditahan di Rutan Penfui Kupang.

Penyidik Kejati NTT juga sudah menahan tersangka VS, Selasa (19/1/2021) yang sebelumnya  terkonfirmasi Covid-19. Tersangka VS ditahan, setelah dinyatakan sembuh atau negatif Covid-19.

Kata Abdul, VS diterbangkan dari Labuan Bajo, Selasa (19/1/2021) dan sesampai di Kejati NTT dilakukan rapid test antigen ulang  yang hasilnya negatif. Setelah dilakukan rapid test antigen, dilanjutkan dengan pemeriksaan tambahan dan langsung ditahan.

Dengan bertambahnya satu tersangka NF itu, maka jumlah tersangka dalam kasus mafia penjualan aset tanah milik negara seluas 30 hektar di Labuan Bajo yang sebelumnya hanya 16 tersangka menjadi 17 tersangka.

Baca juga :  BBKSDA NTT Gagalkan Pengiriman 65 Ekor Burung Jalak ke Bima

Dari 17 tersangka itu, 16 tersangkanya sudah ditahan penyidik Kejati NTT di rumah tahanan negara (Rutan) Penfui Kupang. Tinggal satu tersangka lagi yang belum ditahan, yakni Bupati Manggarai Barat, Gusti Ch Dula karena belum mengantongi izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri). (ade)