Kasus Jual Beli Aset Negara di Labuan Bajo, Tsk MA Sudah Tiba di Kupang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com  Tersangka (tsk) MA, salah satu tersangka dalam kasus jual beli aset tanah negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar),  Jumat (15/1/2021) pagi  sudah tiba di Kupang untuk  menjalankan tahanan  di Rutan Kupang.

MA diterbangkan dengan pesawat Batik Air dari Jakarta, dan tiba di Bandara El Tari Kupang jam 06.30 Wita dengan posisi tangan diborgol. Dari Bandara El Tari Kupang, tersangka digelandang menuju Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

MA adalah salah satu dari 16 tersangka  yang sudah ditetapkan Tim Penyidik Kejati NTT, Kamis (14/1/2021) dalam kasus jual beli aset tanah negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Baca juga :  SBM Kupang Gelar Suzuki Fiesta Sell In New Normal

Sebelum diterbangkan di Kupang, tersangka sempat ditahan pihak Kejaksaan Agung (Kejagung) di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta.

Tersangka A alias U, buronan kasus jual beli aset negara di Labuan Bajo yang
tertangkap di Bali, Jumat (15/1/2021. (Foto: Ist)

Kepala Seksi  Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Timur (NTT), Abdul Hakim kepada wartawan di Kupang menyebutkan, selain tersangka MA yang sudah tiba di Kupang, Jumat (15/1/2021),Tim Penyidik Kejati NTT juga telah menangkap tersangka A alias U dalam kasus serupa di Bali pada Jumat (15/1/2021) dan menurut rencana akan diterbangkan ke Kupang, Sabtu (16/1/2021) untuk menjalankan tahanan di Rutan Kupang.

Diberitakan sebelumnya, Tim Penyidik Kejati NTT telah menetapkan 16 tersangka dalam kasus jual beli aset tanah negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Baca juga :  30 Anak di Kapela St. Kristoforus Matani Terima Komuni Pertama

Dari 16 orang tersangka itu, sebanyak 13 tersangka sudah ditahan pihak Kejati NTT, termasuk MA sejak Kamis (14/1/2021). Khusus untuk tersangka ACD, Bupati Mabar belum ditahan karena masih menunggu izin dari Mendagri. (ade)