Perahu Motor Terbalik di Perairan Pantai Hena, Satu Selamat dan Dua Orang Dalam Pencarian

BA’A, NTT PEMBARUAN.com- Hingga Selasa, 5 Januari 2021, Tim SAR Gabungan belum berhasil menemukan dua korban yang hilang sejak perahu motor terbalik dihantam gelombang di Perairan Pantai Hena, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Minggu (3/1/2021).

Tiga korban yang menumpangi perahu itu semua laki-laki, yaitu  Stef Pello (44), Refly Pello (19), dan Firman Mbuik (46), sebut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer, S.E.,M.M melalui press release Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang yang diterima media ini, Selasa (5/1/2021).

Awalnya, Minggu (3/1/2021) pukul 21.20 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menerima laporan dari pak Diksel Haning (Kalak BPBD Rote) tentang kecelakaan kapal 1 (satu) buah sampan dengan Person On Board (POB) 3 orang terbalik dihantam gelombang saat mencari ikan di Perairan Pantai Hena, Kecamatan Rote Selatan, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca juga :  Bocah Penderita Kanker Asal Mabar Mulai Menjalani Operasi di RS Siloam Hospital Bali

Dari laporan yang diterima, diketahui bahwa pada hari Minggu tanggal 3 Januari 2021 pukul 14.00 Wita, perahu motor tersebut dihantam gelombang saat mencari ikan di Perairan Pantai Hena, Kecamatan Rote Selatan, 1 korban selamat dan 2 orang masih dalam pencarian.

Selanjutnya, Minggu (3/1/2021) pukul 21.45 Wita, diberangkatkan Tim Rescue Pos Unit Rote berjumlah 5 (lima) orang dengan menggunakan 1 (satu) unit Rescue D-Max dan Rubber Boat dilengkapi Palsar pendukung lainnya menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR.

Pukul 22.00 Wita, Tim Rescue tiba di lokasi dan langsung berkoodinasi dengan keluarga korban dan aparat desa setempat. Berdasarkan asesment lokasi dan cuaca yang tidak mendukung untuk operasi SAR malam hari, pencarian oleh Tim SAR Gabungan dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pencarian esok hari Senin (4/1/2021) pukul 06.00 Wita.  Senin (4/1/2021) pukul 14.25 Wita, diberangkatkan RIB 10 Kupang dengan 8 (delapan) personil menuju Pulau Rote dengan jarak 51 NM dari Navigasi Kupang, radial arah Barat Daya 225° guna mendukung operasi SAR ini.

Baca juga :  Marselus Sudirman Terpilih Menjadi Direktur Perumda Tirta Komodo Manggarai

Operasi SAR ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer, S.E.,M.M. Selasa (5/1/2021) pukul 06.00 Wita, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran.

Tim SAR Gabungan dibagi menjadi 3 SRU. SRU 1 melakukan penyisiran di perairan dengan menggunakan RIB Basarnas Kupang, sedangkan SRU 2 melakukan pencarian melalui jalur udara didukung dengan pesawat Cessna 208B milik PT. Dimonim Air.

Untuk pencarian udara, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Emi Frizer,SE,MM didampingi oleh Danlanal Rote dan Dandim 1627 Rote, Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang serta Crew Dimonim Air. SRU 3 melakukan pencarian dengan menyusuri tebing dan pantai. Hingga pukul 18.00 Wita, operasi SAR dengan hasil sementara masih nihil.

Baca juga :  Penanganan Pasca Bencana,1.893 Unit Rumah Dibangun di NTT

Unsur SAR yang terlibat antara lain, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, ABK RIB Kupang, Pos Unit Siaga SAR Rote, Lanal Rote, Polsek Rote, Polair Rote, Kodim 1627 Rote, BPBD Rote, Camat Lobalain, Kades setempat, masyarakat setempat dan keluarga korban. (ade/*)