Jumlah Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di NTT 1.709 Orang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Penanganan covid -19 di NTT sampai dengan November 2020, walaupun kasusnya mengalami peningkatan namun masih terkontrol dengan baik.

Berdasarkan data yang ada, covid 19 di Provinsi NTT per tanggal 17 Desember 2020 terdapat akumulasi pasien terkonfirmasi positif sebanyak 1.709 orang dengan total kesembuhan sebanyak 930 orang atau 54,42 persen, sedangkan pasien meninggal terkonfirmasi sebanyak 36 orang atau sebesar 2,11 persen.

Perkembangan terkini covid-19 di NTT itu terungkap dalam pidato radio Gubernur NTT

dalam rangka peringatan HUT Provinsi NTT ke–62 tanggal 20 Desember 2020 yang dibacakan oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Aula Fernandes, Kantor Gubernur NTT, Jumat (18/12/2020) .

Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota terus berupaya mengendalikan laju penyebaran covid 19, baik terhadap tindakan pencegahan, penyembuhan pasien terkonfirmasi positif maupun penanganan korban meninggal sesuai protokol kesehatan.

Baca juga :  Ratusan Umat Katolik Ikut Jumat Agung di Gereja St. Kristoforus Matani

Khusus untuk tindakan preventif, Pemerintah Provinsi dan 22 Kabupaten/Kota bersama aparat TNI dan Polri terus berupaya melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak fisik, apabila berada di fasilitas-fasilitas public  maupun acara-acara yang melibatkan banyak orang.

Selain itu, pemerintah juga mengkampanyekan dan mengupayakan agar masyarakat selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi tinggi seperti kelor yang mudah diperoleh di NTT, beristirahat yang cukup, berolahraga yang teratur dan selalu berpikir positif agar dapat meningkatkan imun tubuh.

Saat ini, baca Wagub Nae Soi, dukungan Pemerintah Pusat sangat besar untuk NTT. Besarnya dukungan Pemerintah Pusat ini tidak terlepas dari besarnya perhatian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo kepada daerah ini.

Salah satunya adalah ditetapkannya Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat sebagai destinasi pariwisata super prioritas di Indonesia bersama Danau Toba, Borobudur dan Mandalika.

Baca juga :  Wagub NTT : “Kita Ini Adalah Pelayan”

Dukungan Pemerintah Pusat ini tercermin dari diagendakannya Labuan Bajo sebagai lokasi penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi G-20 pada Tahun 2023 nanti. Sebagai konsekuensi dari penetapan tersebut, saat ini Pemerintah Pusat telah membenahi beberapa infrastruktur di Manggarai Barat, diantaranya penataan pantai, jalan dan drainase di Labuan Bajo, penataan jalan, terminal dan parkiran di lokasi pariwisata Batu Cermin, pembangunan terminal multifungsi untuk mendukung aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Peti Kemas Wae Kelambu, pengembangan Kawasan Startegis Pariwisata Nasional (KSPN) Komodo dan pembangunan infrastruktur Golo/Tana Mori untuk persiapan KTT G-20 Tahun 2023 mendatang.Pemerintah dan masyarakat NTT sebagai tuan rumah, harus mempersiapkan diri untuk menyukseskan penyelenggaraan KTT G-20 mulai dari sekarang. Dengan spirit masyarakat Ekonomi NTT, dibutuhkan dukungan dan peran pemerintah, dunia usaha dan masyarakat di 22 Kabupaten/Kota terhadap penyelenggaraan KTT G-20 Tahun 2023, sekaligus mengambil manfaat dari penyelenggaraannya.

Baca juga :  Tiba di Kupang, Danrem 161/Wira Sakti Disambut Wagub NTT

Sedangkan, untuk Kabupaten Manggarai Barat dan Kabupaten Manggarai sebagai kabupaten penyangga, agar segera membenahi infrastruktur penunjang lainnya yang menjadi kewenangan daerah masing-masing demi terwujudnya konektivitas, mempersiapkan destinasi wisata serta mempersiapkan masyarakat dan dunia usaha agar menghasilkan produk ekonomi kreatif dalam mendukung KTT G-20 Tahun 2023. (ade)

 

Komentar