IAPKN Lakukan Penanaman Pohon di Lingkungan Pemkab Nagekeo

MBAY,  NTTPEMBARUAN.com – Ikatan Alumni Politani Kupang  (IAPKN) Kabupaten Nagekeo  melakukan penanaman pohon di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo, Sabtu (19/12/2020).

Gerakan menanam pohon itu disatukan acara launching  IAPKN Kabupaten Nagekeo  dengan mengusung tema, “Menanamlah Maka Engkau Akan Menyelamatkan Bumi dan Kehidupan” menjadi salah satu bentuk kontribusi dan kepedulian manusia terhadap lingkungan  hidup.

Selain memberikan kesan segar dan memperindah pemandangan di tempat-tempat umum, penghijauan ini juga memberikan banyak manfaat bagi lingkungan. Pohon-pohon yang ditanam akan mengatasi polusi yang banyak dihasilkan di jalan raya, dan memberikan suplai oksigen bagi manusia.

Penghijauan dengan menanam 1000 stek dan anakan flamboyan dilakuakan di dua titik, yakni Civic Center dan Jalan El Tari di lingkungan Lape, Kelurahan Lape, Kecamatan Aesesa Kabupaten Nagekeo.

Baca juga :  229 Stand di Pasar Lembor Ludes Dimakan si Jago Merah

Ketua IAPKN Kabupaten Nagekeo, Dony Moni kepada NTT PEMBARUAN.com di sela-sela kegiatan penanaman pohon itu mengatakan, dengan adanya penghijauan akan menurunkan suhu panas di Kota Mbay.

Banyaknya oksigen yang dikeluarkan oleh tumbuhan akan membuat ligkungan lebih segar, teduh, nyaman, dan asri.  “Penghijaun yang kita lakukan ini akan memberikan perlindungan. Pohon-pohon besar akan melindungi kita dari paparan sinar matahari, erosi tanah akibat banjir dan polusi udara. Ini adalah sebuah wadah pemersatu alumni Politani Kupang yang ada di Kabupaten Nagekeo yang merupakan organisasi sayap dari Politeknik  Pertanian Negeri Kupang yang siap bersinergisitas dan mendukung program pemerintah di bidang pertanian dan peternakan di Kabupaten Nagekeo.

Baca juga :  Desain Terminal Yang Terintegrasi dan Berbasis Pariwisata

“Kami memiliki keahlian di bidang masing-masing, teman-teman peternakan bisa menyuntik, inseminasi buatan, menyusun rangsum atau pakan ternak.  Begitu pula teman-teman dari pertanian bisa membuat bokasi pupuk organik, tehnologi tepat guna seperti irigasi tetes, ilmu yang dimiliki ini kami siap transferkan ke masyarakat Nagekeo melalui desa dampingan,”ujar Dony. (mat)