Realisasi Fisik di Satker PJN Wilayah I NTT Tahun 2020 Capai 96 Persen

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Tahun 2020, Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Nusa Tenggara Timur (BPJN X NTT) menangani 16 paket pekerjaan dengan total anggaran sebesar Rp 264 miliar.

Dari 16 paket itu, 14 paket jalan nasional dan 2 paket jembatan tersebar di Kota Kupang, Sabu Raijua, Rote Ndao, Sumba Timur dan Sumba Barat, dengan rata-rata pencapaian progres fisik 96 persen atau terjadi deviasi plus 2 persen, sedangkan realisasi keuangannya sudah 90 persen.

“Progres fisik yang sudah capai saat ini, rata-rata 96 persen,”kata Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan (PJN) Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Nusa Tenggara Timur (BPJN X NTT), M.Syazhi,ST,MT kepada media ini di Kantor BPJN X NTT, Kamis (3/12/2020)

Baca juga :  Tangani Badai Seroja, DPRD NTT Hargai Langkah Cepat Pemprov NTT

Untuk mengejar ketertinggalan 4 persen fisik yang masih tersisa itu, pihaknya terus memacu para Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang ada di Satkernya untuk selalu mendorong rekanan di lapangan kerja tepat waktu, sehingga paling lambat tanggal 31 Desember 2020 mendatang semuanya sudah rampung 100 persen.

“Walaupun masa kontraknya berakhir 31 Desember 2020, tetapi saya harapkan, sebelum tutup tahun anggaran tanggal 17 Desember 2020, semua paket pekerjaan di Satker PJN Wilayah I NTT sudah tuntas 100 persen,” tandasnya.

Syazili mengatakan, situasi covid-19 tidak menghambat pelaksanaan pekerjaaan di lapangan. Kuncinya, menurut dia, pandai-pandai mengatur manajemen waktu, manajemen peralatan, dan tenaga kerja harus ditata secara baik, supaya progres jangan terhambat.  “Terus terang, saya sebagai Kasatker terus berkomunikasi dengan PPK,  baik secara virtual maupun tatap muka,  sehingga setiap waktu bisa mengetahui perkembangan pekerjaan di lapangan.  Apabila ada  kendala di lapangan, lalu langsung mencari solusinya bersama rekanan, sehingga pekerjaan tidak terhambat,”pungkasnya. (ade)