KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Tahun 2021,Pejabat Pembuat Komitmen Sungai Pantai I (Supan I) Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Provinsi Nusa Tenggara Timur mengerjakan empat paket.

Jumlah itu, meningkat dibanding tahun ini hanya dua paket pekerjaan saja, kata Pejabat Pembuat Komitmen Sungai Pantai I ( PPK Supan I) Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dikson Nufninu kepada media ini di Kupang, Rabu (25/11/2020).

Empat paket yang dikerjakan tahun depan itu sebagian besar ada di wilayah perbatasan Kabupaten Belu, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan Negara Timor Leste (TL), dan hanya satu paket di Kota Kupang, yaitu pembangunan lanjutan Pengamanan Pantai Oesapa sepanjang 200 meter dengan anggaran sebesar Rp 6 miliar.

Baca juga :  Pemdes Gurung Didorong Untuk Buka Jalan Baru Menuju SMKN 2 Welak

Sedangkan, tiga paket lainnya tersebar di wilayah perbatasan NKRI-TL, yakni  lanjutan Pengamanan Sungai Motaian sepanjang 500 meter dengan anggaran sebesar Rp 9 miliar, Pengamanan Sungai Turiskai sepanjang 2 kilo meter dengan anggaran sebesar Rp 48 miliar dan Pengamanan Sungai Turiskai sepanjang 1 kilo meter dengan anggaran sebesar Rp 24 miliar.

Dari empat paket yang dikerjakan, dua paket diantaranya sudah dilakukan pelelangan dan tinggal menunggu pengumuman pemenangnya saja, sedangkan dua paket lainnya akan dilelangkan dalam waktu dekat ini.

Kata Dikson, kerja di wilayah perbatasan penuh ketakutan karena berhubungan dengan dua negara. Karena itu, pihaknya harus melakukan koordinasi dengan Badan Pengelola Perbatasan Provinsi NTT dan TNI yang bertugas di perbatasan.

Baca juga :  Kantor LL Dikti Wilayah XV NTT Dibangun Tahun 2022
Fisik dan Keuangan 100 Persen
Inilah Pembangunan Pengamanan Pantai Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang yang sudah dikerjakan PPK Supan I BWS NT II Provinsi NTT Tahun 2020.

Sementara, dua paket yang dikerjakan tahun ini, kata Dikson, realisasi fisik dan keuangan sudah 100 persen.

Dua paket yang dikerjakan tahun ini, yakni Pengamanan Pantai Namosain, Kecamatan Alak, Kota Kupang sepanjang 150 meter dengan nilai kontrak sebesar Rp 4 miliar, total dengan pembangunan sebelumnya 850 meter.

Untuk Pengamanan Pantai Namosain, ujar dia, tahun ini sudah tangani secara tuntas. Sedangkan, untuk Pengamanan Sungai Oetuke, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sepanjang 250 meter sudah rampung 100 persen dengan anggaran Rp 4 miliar.

“Jadi, total anggaran untuk dua paket yang dikerjakan tahun ini sebesar Rp 8 miliar, dan semuanya sudah dilakukan penyerahan tahap pertama atau PHO pada Agustus 2020 lalu,” tukasnya. (ade)