Koor OMK Memeriahkan Misa Komuni Pertama di Gereja St. Kristoforus Matani

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Suara merdu yang dimotori anak-anak Orang Muda Katolik (OMK) Stasi St. Kristoforus Matani dapat menyemarakkan suasana misa penerimaan komuni pertama bagi 33 anak dan seorang ibu sambut baru di Gereja St. Kristoforus Matani, Sabtu (21/11/2020).

Misa penerimaan komuni pertama itu bertepatan dengan gereja merayakan peringatan wajib Sta. Perawan Maria Dipersembahkan Kepada Allah. Bertepatan dengan perayaan itu juga, sebanyak 134 anak dalam Wilayah Paroki St.Yoseph Pekerja Penfui Kupang termasuk di dalamnya, 33 anak dan seorang ibu di Gereja St. Kristoforus Matani menyantapTubuh dan Darah Kristus untuk pertama kalinya, dengan tema “Maria Teladan Penyerahan Diri Secara Total Pada Allah.”

Pater Raimundus Ome, MSsCc dalam khotbah perayaan ekaristi komuni pertama di Gereja St. Kristoforus Matani, Sabtu (21/11/2020) mengingatkan kembali kepada orangtua, bahwa keluarga adalah kunci utama dalam menumbuhkembangkan iman anak-anak.

Baca juga :  Gubernur VBL Gratiskan Swab dan Rapid Test  Bagi Masyarakat NTT  

“Jangan sampai orangtua berpikir sudah selesai sambut baru, tanggungjawabnya juga selesai. Orangtua punya tanggungjawab besar untuk membina iman anak-anaknya ke depan. Sebab, Tubuh dan Darah Kristus itulah yang menghantarkan kita saat pengadilan terakhir menuju kehidupan kekal di dalam Kerajaan Surga. Karena itu, orangtua haruslah menjadi contoh dalam keluarga. Jangan hanya menuntut anak untuk berbuat baik, sementara oragtuanya saja minum mabuk dan merokok terus. Itu tidak bisa menjadi panutan,” pesan Pater Raimundus.

Ketua DPS St. Kristoforus Matani, Dr. Karolus Kopong Medan,S,H,M.Hum saat menyerahkan kenang-kenangannya kepada Grace Carmelita Seda, salah satu anak sambut baru di Gereja St. Kristoforus Matani, Sabtu (21/11/2020)

Sementara itu, Ketua DPS St. Kristoforus Matani, Dr. Karolus Kopong Medan,S,H,M.Hum menyampaikan terima kasih kepada Pater Raimundus Ome, MSsCc yang telah memimpin perayaan ekaristi kudus komuni pertama di Gereja St. Kristoforus Matani pada hari itu.

Baca juga :  Optimalkan Pool Test, Bandara dan Pelabuhan di NTT Beroperasi Normal

Terima kasih serupa juga disampaikan kepada para pembina sambut baru, yaitu Ibu Margareta Meak, Bapak Leonardus Longa, S.Fil, dan Ibu Yunesta Seran yang telah membina iman anak-anak kurang lebih 2 minggu sebelumnya.

Secara khusus, ia menyampaikan terima kasih kepada anggota koor yang dimotori anak–anak OMK Stasi St. Kristoforus Matani yang telah memeriahkan misa kudus penerimaan komuni pertama bagi 33 anak dan seorang ibu sambut baru hari itu.

“Selama masa pandemi Covid-19 ini, tidak terdengar lagi koor-koor di gereja-gereja.  Tetapi, hari ini  (Sabtu, 21/11/2020,red), kita kembali mendengarkan alunan suara merdu dari anak—anak  OMK Stasi St.Kristoforus Matani. Suaranya, sangat luar biasa,” kesan dia.

Baca juga :  Kasus Dana Covid-19 di Nagekeo Sudah Ditingkatkan ke Dik

Mengakhiri sambutannya, ia menyampaikan selamat berbahagia kepada 33 anak dan seorang ibu yang telah menyantap Tabuh dan Darah Kristus untuk pertama kalinya, sebagai jaminan hidup abadi. (ade)