Tingkatkan Budaya K3L, PLN Gelar Acara Safety Talk di UP3 Kupang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT menggelar acara safety talk secara daring dengan seluruh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan di Wilayah Nusa Tenggara Timur . Acara safety talk ini  dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional ke – 75, tepat pada tanggal 27 Oktober 2020 untuk menjaga sistem kelistrikan dalam pelayanan di PLN UP3 Kupang, Rabu  (21/10/2020).

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, Agustinus Jatmiko menjelaskan bahwa dalam menjalankan program K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) terdapat 3 hal penting yang perlu diperhatikan, yaitu manajemen unit pelaksana harus komit terhadap implementasi K-3 pada unit yang dipimpinnya.

Baca juga :  PPKM Level 4, Pemkot Kupang Batasi Aktivitas Masyarakat Hingga Pukul 21.00 Wita

Kemudian sistem manajemen yang dikelola harus dipastikan bagaimana mitra pelaksana sudah memenuhi kaidah K-3 yang dipersyaratkan, dan pastikan tidak ada unsafe condition (kondisi tidak aman) dan unsafe action (tindakan tidak aman) dalam pelaksanaan pekerjaan Yantek (pelayanan teknik) atau pun MCB ON  juga pekerjaan lainnya serta  membuat sebuah strategi untuk mencegah terjadinya kecelakaan bagi pihak eksternal .

“Saya mengingatkan kembali agar selalu memastikan kesiapan personil, peralatan dan armada pelayanan teknik/gangguan untuk mempercepat pemulihan gangguan terhindar dari kecelakan kerja sebagai wujud nyata implementasi komitmen Direksi. Tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia,” pesan Jatmiko.

Senada dengan itu, Arif Rohmatin, Manager UP3 Kupang menyampaikan bahwasannya K-3 merupakan kerikil-kerikil kecil yang apabila tidak diperhatikan dapat menyebabkan fatality accident (kecelakaan fatal), sebagai pembelajaran, petugas PDKB yang sudah terlatih dan kompeten bisa saja mengalami kecelakaan yang dapat menyebabkan kematian bukan dikarenakan terkena sengatan listrik dari JTM (Jaringan Tegangan Menengah) atau pun transmisi, melainkan karena Jaringan Tegangan Rendah yang tidak diperhitungkan sebelumnya.

Baca juga :  Pembakaran Sampah Medis di Puskesmas Benteng Masih Manual

Acara yang dihadiri manajemen PLN, mitra kerja dari MCB ON dan PT. Prima Persada Nusantara itu ditutup dengan melakukan gelar peralatan kerja untuk memastikan bahwa kesiapan dari mitra kerja telah memenuhi persyaratan untuk melakukan pekerjaan. (ade/*)