Tahun 2020, BNNP NTT Baru Penuhi 4 LKN

KUPANG,NTT PEMBARUAN.com- Dalam Tahun 2020, terhitung sejak 1 Januari – Oktober 2020, Bidang Pembrantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT baru 4 Laporan Kasus Narkotika (LKN) yang dipenuhi dari 6 LKN yang ditargetkan.

Tahun 2020 ini, target yang diberikan kepada BNNP NTT 6 LKN, periode 1Januari –31 Desember 2020. Dari 6 LKN tersebut, sampai dengan Oktober 2020 ini, baru  memenuhi 4 LKN dengan jumlah tersangka 7 orang.

“Mudah-mudahan, sisa waktu dua bulan ke depan, 2 LKN yang belum terpenuhi itu bisa mencapai target hingga akhir tahun ini,” harap Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT, Brigjen Pol, Teguh Imam Wahyudi dalam jumpa pers dengan wartawan di Aula BNNP NTT, Kamis (8/10/2020).

Baca juga :  Dirjen KSDAE Apresiasi Kinerja Pemprov NTT

Brigjen Pol Teguh yang didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pembrantasan BNNP NTT, Ny. Juliana Beribe,S.H  dan Kabag Umum BNNP NTT, Anwar Gemar,S.Sos berjanji, akan mengejar target itu hingga akhir tahun ini.

Dari 7 tersangka yang berhasil ditangkap, 6 orang diantaranya berjenis kelamin laki—laki dengan inisial masing-masing, IS, AS, DS, RS, LL, dan DT, sedangkan satu orang perempuan berinisial AL.

Selanjutnya, dari  7 tersangka itu, 4 tersangka sudah dilakukan proses hukum yang saat ini dalam tahap penyidikan (P-21), sedangkan 3 lainnya karena tidak cukup bukti hanya dilakukan rehablitasi, kata Brigjen Pol Teguh.

Kata Brigjen Pol Teguh,  ketiga tersangka  yang dilakukan rehablitasi itu saat dilakukan penangkapan tidak ditemukan BB, tetapi dari hasil tes urine mereka dinyatakan positif dan hanya sekedar pengguna bukan pengedar.

Baca juga :  Presiden Jokowi Kembali Kunker ke Labuan Bajo

Sementara, BB yang berhasil disita dari para tersangka berupa shabu-shabu seberat 0,5885 gram dan BB untuk  non narkotika  berupa 3 buah handphon  yang dijerat dengan pasal  114, 112,dan 127 Undang-Undang (UU)  Nomor : 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

Para tersangka mendapatkan BB melalui handphon, melalui jasa pengiriman ekspedisi,JNE, JNT, dengan daerah asal Surabaya, Jakarta dan Bandung. (ade)