Kopdit Suka Damai Hadir di Kota Kupang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Koperasi Kredit (Kopdit) Suka Damai (KSD) yang berkantor pusat di Labuan Bajo, Ibu Kota Manggarai Barat mulai melebar sayapnya di Kota Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk melayani masyarakat Kota Kupang, dan beberapa kabupaten lainnya di daratan Timor, Sabu Raijua dan Rote Ndao yang ditandai dengan launching perdana,  Jumat, 11 September 2020.

Kehadiran Kopdit Suka Damai ini disampaikan Ketua Pengurus KSP Kopdit Suka Damai, Agustinus Kristof Sentisal,S.E didampingi Ketua Pengawas Leo Teo, S.Pd dan General Manager, Bonatria Satiman,S.Pd kepada wartawan di Kupang, Kamis (10/9/2020).

Kopdit Suka Damai ini dirikan 11 Oktober 1999 dipusatkan di Labuan Bajo, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat yang telah berbadan hukum provinsi dengan nomor : 03/PAD/BH/XXIX/IV/2015.

Baca juga :  Terkonfirmasi Covid-19, Satu Paslon Bupati dan Wabup Ngada Tertunda Pemeriksaan Narkobanya

Derap roda usaha KSD diilhami, digerakan dan dipandu oleh visi terwujudnya KSD sebagai lembaga keuangan yang profesional, mandiri dan utama dalam menyediakan dana untuk usaha-usaha ekonomis produktif anggota.

Hingga Juli 2020, ujar Agus, jumlah anggota aktif telah mencapai 14.119. Sementara, asetnya sebesar Rp 81.982.962.335. Dari sisi keanggotaan, lanjut dia, tercatat tiga anggota luar biasa, yakni Mantan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, Bupati Mabar, Agustinus Ch Dula,S.H dan Wakil Bupati Mabar, dr. Maria Geong.

KSD tercatat sebagai anggota pusat koperasi kredit (Puskopdit) Manggarai yang beranggotakan 32 Kopdit dan merupakan anggota GKKI (Gerakan Koperasi Kredit Indonesia) serta Inkopdit (Induk Koperasi Kredit ) Indonesia.

Tentang citra KSD di tingkat nasional, tambahnya lagi,  majalah PICU edisi Mei—Juli 2019 dan majalah GKKI yang diterbitkan oleh Inkopdit mencatat KSD diantara total 886 Kopdit di Indonesia per –Desember 2018.

Baca juga :  Satu Penumpang KM Sangke Palangga Reaktif Rapid Tes

Diantara 886 Kopdit ini, KSD tercatat diantara 354 Kopdit (40 %)  yang anggotanya di atas 1.000 orang dan menempati peringkat 45 nasional.  Perkembangan jumlah anggota yang terus menanjak mendorong KSD meningkatkan prasarana dan sarana serta manajemennya demi menjamin efisiensi dan efektifitas optimal pelayanan kepada para anggota sebagai pemilik , pelaku dan pengguna jasanya.

Hasilnya, menurut dia, kini KSD telah memiliki gedung kantor sendiri, sebuah gedung berlantai dua seluas 9 X 16 meter yang akan ditingkatkan menjadi gedung berlantai tiga. Sementara, pada sisi organisasi , KSD sudah memiliki 5 cabang (Cabang Utama, Cabang Boleng, Cabang Pacar, Cabang Orong, dan Cabang Kupang), dan tiga unit (Unit Lembor, Unit Golo Welu, dan Unit Rego).

Baca juga :  PLN Gandeng TNI Sosialisasi Manfaat dan Bahaya Kelistrikan

Selanjutnya, pada tahun buku 2019 dibuka lagi 3 unit, yakni Unit Bari, Unit Werang, dan Unit Rekas dengan 43 tempat pelayanan (TP).  Seluruh kekayaan KSD dikelola oleh para pengurus yang dipilih dari para anggota yang kini dibantu oleh 62 orang pegawai. Khusus dalam hal keuangan, KSD menerapkan standar keuangan akuntasi koperasi kredit nasional. (ade)