Di HUT RI Ke-75, Bupati Masneno: Kabupaten Kupang Adalah Daerah Yang Luar Biasa

OELAMASI, NTT PEMBARUAN.com- Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno kembali mengumandangkan bahwa Kabupaten Kupang adalah daerah yang luar biasa, bukan karena letaknya yang strategis, bukan karena luas wilayahnya, bukan karena kekayaan alamnya yang melimpah, tapi karena masyarakatnya telah teruji oleh sejarah sehingga tetap kokoh dan bersatu menghadapi berbagai masalah maupun musibah.

Hal itu disampaikan Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno dalam  pidato Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 di Halaman Kantor Bupati Kupang di Oelamasi, Senin (17/8/2020).

“Di awal Januari tahun ini, kita mengalami keadaan cuaca ekstrim dengan intensitas hujan lebat disertai petir dan angin kencang dampak dari siklon tropis claudia yang mengakibatkan rusaknya beberapa rumah warga dan kebun milik masyarakat,” beber Bupati Masneno.

Setelah cuaca ekstrim berlalu, badai kekeringan kembali melanda Kabupaten Kupang, dimana sebagian petani mengalami gagal tanam dan sebagiannya lagi mengalami gagal panen.

“Saat kita sedang berfokus untuk mengatasi dampak kekeringan, penyakit menular yang disebabkan oleh virus African Swine Fever  (ASF) muncul menginfeksi babi, sehingga puluhan ribu ternak babi mati secara tiba-tiba. Kita semua bergerak bersama membatasi perluasan virus, sehingga masih ada ternak babi yang terselamatkan,” kata orang nomor satu Kabupaten Kupang itu.

Baca juga :  Wakil Gubernur NTT Serahkan Bantuan di Sabu Raijua

Belum selesai dengan musibah wabah ASF itu, sejak Maret hingga saat ini hampir seluruh penjuru dunia termasuk Kabupaten Kupang didera pandemi Covid-19, tetapi tidak separah yang terjadi di daerah atau negara lain.

“Dengan kemanunggalan masyarakat, pemerintah, TNI dan Polri, kita berhasil mengendalikan persebaran virus corona di Kabupaten Kupang, sehingga daerah ini kembali aman dari sebaran pandemi Covid-19. Kita semua bersepakat, untuk fokus melaksanakan tatanan kehidupan  baru pasca Covid-19,”tandasnya.

Sebagai upaya penanganan berbagai masalah yang dialami, lanjut dia, optimisme terus digelorakan pemerintah, dimana anggaran belanja daerah dilakukan refocusing sebesar 35 persen, agar sendi-sendi ekonomi masyarakat tetap kokoh di tengah terpaan pandemi Covid-19.

Kepada masyarakat Kabupaten Kupang, Bupati Masneno mengimbau, untuk tetap mengikuti arahan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah, seperti menjaga jarak, jauhi kerumunan dan keramaian, selalu mencuci tangan setiap melakukan aktifitas apapun, menggunakan masker dimanapun berada serta melakukan perilaku hidup sehat sehari-hari.

Masih Banyak Permasalahan

Sebagai bahan refleksi pada momen peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 tahun ini, Bupati Masneno juga mengakui, masih banyak permasalahan yang harus diselesaikan ke depan, seperti bidang pendidkan, infrastruktur dan sosial budaya.

Baca juga :  Pemkab Kupang Gandeng 13 LSM Verifikasi Data Korban Bencana Alam

Karena itu, ia berjanji, akan meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan untuk mewujudkan kesetaraan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) secara inklusif sekaligus menurunkan pravalensi stunting dan masalah kesehatan lainnya.

“Begitupun  pembangunan Sumber Daya Alam (SDA) beserta infrastruktur, intensitasnya kita massifkan, yang hasilnya mampu menggerakan aktivitas ekonomi masyarakat. Biaya logistik kita akan lebih murah bila infrastruktur perhubungannnya telah memadai. Jumlah embung dan saluran irigasi yang mengairi lahan-lahan pertanian terus dibangun dengan kualitas yang baik,” harap Bupati Masneno.

Menurut dia, untuk memenuhi janji kemerdekaan perlu bekerja lebih fokus, harus menyelesaikan semua masalah secara cepat dan tepat. “Kita juga harus bekerja dengan tingkat pemahaman ekselen. Persoalan-persoalan yang ada selama ini harus segera terselesaikan. Jangan ada lagi temuan-temuan yang membebani pertanggungjawaban kita ke depan,” ujarnya.

“Pada tahun pertama kepemimpinan saya bersama Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, kita telah meletakan pondasi pembangunan daerah yang kokoh melalui transformasi fundamental pembangunan dan meletakan kembali paradigma ekonomi kerakyatan. Kita terus mendorong percepatan pembangunan daerah, baik pembangunan infrastruktur fisik, mempercepat pembangunan SDM serta meningkatkan daya saing untuk mengejar ketertinggalan dengan daerah lain. Kita bergerak lebih maju lagi, fokus pada kebijakan pemerataan ekonomi berkeadilan melalui revolusi 5P,” paparnya.

Baca juga :  Gubernur NTT Tinjau Terminal Multipurpose di Labuan Bajo

Lebih lanjut, ia mengatakan, bahwa tahun 2020 ini adalah tahun kerja bersama untuk pemerataan ekonomi yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kupang.

“Kita ingin seluruh masyarakat bisa merasakan manfaat dari pembangunan yang ada. Kita ingin para petani, nelayan, buruh, TNI, Polri, pers, budayawan, mahasiswa dan lainnya bisa bergerak bersama, maju bersama, dan  sejahtera bersama. Kita tidak ingin kesejahteraan hanya dinikmati oleh seseorang atau sekelompok orang,” imbuhnya. (ade)