Jelang HUT RI ke-75, 12 Desa di Sumba Menikmati Listrik

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com– Di tengah pandemi Covid-19, PLN terus bekerja untuk menghadirkan listrik ke seluruh pelosok tanah air. Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, PLN berhasil mengalirkan listrik ke- 538 kepala keluarga (KK) di 12 desa yang berada Pulau Sumba, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Adapun 12 desa tersebut antara lain empat desa di Kabupaten Sumba Timur, yaitu Desa Watumbelar di Kecamatan Lewa Tidahu, Desa Rakawatu, Desa Kondamara di Kecamatan Lewa, Desa Lailara di Kecamatan Katala Mahu Lingu 26 pelanggan di Kabupaten Sumba Timur.

Kemudian, satu desa di Kabupaten Sumba Tengah yaitu Desa Jodu di Kecamatan Umbu Ratu Nggai. Sebanyak  tujuh desa di Kabupaten Sumba Barat Daya yaitu Desa Watu Wona, Desa Ana Kaka, dan Desa Ana Engge di Kecamatan Kodi, Desa Hameli Ate di Kecamatan Kodi Utara, Desa Menne Ate, Desa Weekombaka,dan  Desa Lua Koba di Kecamatan Wewewa Barat.

Baca juga :  Percepat Sertifikasi Aset, PLN Gandeng Kanwil BPN se- NTT

“Ditengah pandemi Covid 19 ini, kami senang bisa memberikan sesuatu yang berharga bagi masyarakat kita khususnya di Pulau Sumba. Ini menjadi hadiah untuk menyambut HUT RI ke-75,” tutur General Manager PLN Unit Induk Wilayah NTT, Agustinus Jatmiko melalui siaran pers Humas PLN UIW NTT, Rabu (29/7/2020).

PLN juga menyampaikan terima kasihnya kepada pemerintah daerah yang telah mendukung pembangunan infrastruktur untuk melistriki desa-desa di kawasan 3T tersebut. Dirinya juga berharap, hadirnya listrik tidak hanya dimanfaatkan sebagai alat penerangan tetapi juga untuk meningkatkan produktivitas masyarakat.

Berdasarkan informasi dari Manager UP2K (Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan) Kupang, Cahyo Gunadi menyampaikan untuk melistriki 12 desa tersebut, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 43,14 kms, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 60,20 kms dan 13 buah gardu dengan total 600 kVA.

Baca juga :  Empat Desa di TTS Sudah Menikmati Listrik PLN

Sementara itu, Camat Lewa, Drs. Banju Ndakumanung  mengatakan, listrik menjadi salah satu harapan masyarakatnya.  Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada PLN yang telah menerangi rumah-rumah penduduk di sejumlah desa di kecamatannya.

Dengan adanya listrik, menurut dia, seluruh aktifitas masyarakat di malam hari lebih produktif untuk meningkatkan ekonomi.

Made Hary Palguna, selaku Manager UP3 Sumba menyebutkan, rasio desa berlistrik  di Pulau Sumba saat ini 90,00 % dan rasio elektrifikasi 75,12%.  Untuk desa-desa yang belum berlistrik, PLN secara bertahap membangun infrastruktur kelistrikan untuk melistriki seluruh desa di Pulau Sumba, tutupnya. (ade/*)