Hilang Saat Mencari Ikan di TTU, Pencarian Hari Kelima Masih Nihil

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com — Pencarian hari ke-5, Kamis, 9 Juli 2020 terhadap dua korban  yang  hilang saat mencari ikan dengan sebuah perahu ketinting di Oepuah, Ponu Kecamatan Manleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Senin (6/7/2020) masih nihil.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer, S.E. M.M dalam siaran pers, Kamis (9/7/2020) menyebutkan, operasi SAR pada hari ke-5 terhadap kecelakaan kapal 1 (satu) buah perahu ketinting Person On Board (POB) 4 orang yang hilang saat mencari ikan di Oepuah, Ponu Kecamatan Manleu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) masih nihil.

Tim SAR Gabungan kembali melakukan pencarian dengan melakukan penyisiran di sepanjang pesisir pantai dan perairan. Tim SAR Gabungan dibagi dalam 2 (dua) SRU dengan masing-masing area pencarian yang telah ditentukan.

Baca juga :  Gubernur NTT Ajak TNI Untuk Bersinergi

Pada hari Kamis,  9 Juli 2020 pukul 06.00 Wita, Tim SAR Gabungan melakukan pencarian dengan penyisiran hingga pukul 18.00 Wita. Operasi SAR dengan hasil sementara masih nihil maka dilanjutkan Jumat (10/7/2020) pukul 06.00 Wita.

Sebelumnya, Senin, 6 Juli 2020 pukul 07.30 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menerima informasi dari Kanit Intel Polsek Insana Utara bahwa 2 (dua) orang korban terdampar di Perairan Santarosa Oecusse – Timor Leste yang ditangani oleh pihak perwakilan KBRI di Distric Oecusse.

Pada hari Selasa, 7 Juli 2020 pukul 12.30 Wita, dilakukan proses serah terima kedua korban selamat atas nama Yohanes Nabu (40) dan Primus Taunaes (27) dari Pemerintah Timor Leste melalui Perwakilan KBRI di Distric Oecusse kepada Pemerintah Indonesia, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga :  Tenggelam di Perairan Pantai Rabasa Haeraen, Satu Nelayan Masih Dalam Pencarian

Unsur SAR yang terlibat antara lain, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, BPBD Kabupaten TTU, Polsek Insana Utara, Pos Pol Mena, Babinsa Desa Mena, Bakamla Kupang, Pol Air Atapupu, Pol Air Polda NTT, Kades Oepuah Utara,  keluarga korban, masyarakat dan nelayan setempat. (ade/*)