Gubernur NTT Minta Bupati Nagekeo Maksimalkan Potensi Pertanian dan Peternakan

MBAY, NTT PEMBARUAN.com- Gubenur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meminta Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do untuk memaksimalkan potensi pertanian dan peternakan sebagai salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan di daerahnya.

Hal itu diungkapkan Gubernur VBL saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Nagekeo, Sabtu (27/6/2020).  Gubernur VBL juga meminta semua sektor perekonomian segera dihidupkan lagi agar pertumbuhan ekonomi bisa berjalan normal dan membaik.

Ia mengatakan, kedatangan dirinya bersama rombongan ke Nagekeo untuk melihat  secara langsung kondisi di lapangan terkait pembangunan yang ada.

“Kedatangan kami untuk melihat secara langsung pembangunan yang ada di daerah-daerah dan merencanakan program-program yang terbaik untuk mengatasi masalah yang dialami oleh masyarakat NTT,” ujarnya.

Baca juga :  Negatif, Hasil Pemeriksaan Swab Pasien Reaktif 02 di Nagekeo

Dalam  kunjungan kerjanya di Kabupaten Nagekeo,Sabtu (27/6/2020), Gubernur VBL didampingi Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do mengunjungi lokasi padat karya areal persawahan KM  1 Tengah, Irigasi Mbay, Kecamatan Aesesa yang sementara dibangun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo dengan anggaran sebesar Rp7,8 miliar bersumber dari APBD II Tahun 2020.

“Kebetulan Kabupaten Nagekeo mengalokasikan dana sebesar Rp  7,8 miliar untuk penguatan ekonomi masyarakat dan kita pilih Irigasi Mbay, karena  hampir sebagian besar masyarakat Nagekeo memiliki persawahan di  daerah irigasi tersebut,” jelas Bupati Don Bosco.

Perbaikan infrastruktur Irigasi Mbay, kata Bupati Don Bosco, salah satu fokus programnya tahun ini dalam rangka memaksimalkan potensi pertanian agar produktivitas pertanian bisa meningkat. “Kendala selama ini adalah pengendalian air, sehingga untuk menanam secara serentak belum bisa dilakukan akibat infrastruktur irigasi yang rusak. Persoalan benih dan humus tanah juga mendapat perhatian pemerintah, agar ke depan balai benih bisa dimaksimalkan agar benih yang digunakan petani adalah benih unggul produksi sendiri,” pungkasnya.

Baca juga :  Enam TKI Ilegal Yang Dideportasi Dari Malaysia Tiba di Nagekeo

Program padat karya di Irigasi Mbay, menurut dia, salah satu upaya Pemkab Nagekeo dalam mendukung sektor pertanian yang bermuara pada peningkatan produktifitas hasil pertanian. “Kalau pun ada kekurangan nanti, kita akan meminta bantuan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT untuk menambahnya,” tukas dia. (mat)