Di Sumtim, Seorang Nelayan Dikabarkan Hilang di Pesisir Pantai Tanjung Sasar

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Seorang nelayan bernama Mbenangaba (36), jenis kelamin laki-laki dikhabarkan hilang saat memancing ikan di Pesisir Pantai Tanjung Sasar, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (31/5/2020) lalu.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Emi Frizer,S.E,M.M dalam siaran pers Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang yang diterima media ini, Kamis (4/6/2020).

Frizer mengatakan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang mengetahui kejadian itu, setelah menerima laporan dari Kapolsek Haharu pada Rabu, 3 Juni 2020 sekitar pukul 20.00 Wita, yang melaporkan seorang nelayan bernama Mbenangaba (36) belum kembali saat memancing ikan di Pesisir Pantai Tanjung Sasar Kabupaten Sumba Timur, Provinsi  NTT, Minggu (31/5/2020).

Baca juga :  Tahun 2020, BNNP NTT Baru Penuhi 4 LKN

Atas laporan itu, pukul 20.25 Wita, diberangkatkan 1 (satu) Tim Rescue Pos  Pencarian dan Pertolongan Waingapu berjumlah 8 (delapan) orang menggunakan 1 (satu) unit Rescue D-Max Box dan Rescue D-Max dilengkapi Palsar Darat, Palsar Laut dan palsar pendukung lainnya menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh 74 KM guna melaksanakan operasi SAR.

Pukul 02.00 Wita, Tim Rescue Pos  Pencarian dan Pertolongan Waingapu tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan keluarga korban. Rencana Operasi SAR dilanjutkan, Kamis (4/6/2020)  pukul 06.00 Wita.

Hingga berita ini diturunkan, upaya pencarian masih berlangsung. Rencana operasi hari kedua, Jumat (5/6/2020) meliputi 2 (dua) sektor, yaitu sektor 1 pencarian di perairan dengan menggunakan perahu karet, area pencarian seluas 2 NM dan sektor 2 dengan melaksanakan  penyisiran pantai dan pemeriksaan tebing-tebing batu sepanjang 2,7 KM.

Baca juga :  Produktif Saat Pandemi, Program Diskon Tambah Daya Listrik “SUPER WOW” Tembus 367 Ribu Pendaftar

Unsur SAR Yang terlibat  meliputi, Pos Pencarian dan Pertolongan Waingapu, Polres Sumba Timur, Polsek Haharu, Babinsa Haharu Sumba Timur, Kades Wunga, keluarga korban dan masyarakat setempat. (ade/*)