Terkait Pembayaran Kesra, SMAN I Macang Pacar Belum Kirim Daftar Hadir Guru

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Dari puluhan SMA/SMK di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), tinggal satu sekolah saja yang belum mengirimkan daftar hadir guru—gurunya ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk mendapatkan tunjangan kesejahteraan guru (Kesra) bulan Januari s/d Maret 2020.

“Ada satu sekolah di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), yang belum mengirimkan daftar hadir guru-gurunya untuk mendapatkan Kesra, yakni SMAN 1 Macang Pacar, karena letak sekolahnya di daerah terpencil, sehingga sulit mendapatkan jaringan. Gara-gara satu sekolah itu, maka puluhan sekolah lainnya di Mabar belum bisa diproses keuangannya,” jelas Kepala Bidang Pembinaan dan Ketenagaan Dinas P dan K Provinsi NTT, Adelino Soares,MPS,SP kepada media ini di Kupang, Kamis (28/5/2020).

Baca juga :  178 KK di Desa Golo Mangung Terima BLT, Kades Engelbertus: Uang Ini Bukan untuk Membeli Miras

Terkait satu sekolah yang belum mengirimkan daftar hadir guru-gurunya itu, ia sudah menghubungi kordinator pengawas (Korwas) di Mabar, tetapi dari pengakuan Korwasnya belum bisa terhubung dengan kepala sekolahnya karena letak sekolah tersebut di daerah terpencil yang tidak ada sinyal.

Ia berharap, satu sekolah yang belum mengirimkan daftar hadir guru-gurunya itu segera dikirim dalam waktu dekat ini, sehingga hak semua guru  untuk mendapatkan Kesra dapat terpenuhi.

Sebab, salah satu syaratnya untuk mendapatkan Kesra harus dibuktikan dengan daftar hadir para guru, khususnya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) baru bisa dicairkan keuangannya.

Dari 22 kabupaten/kota di NTT, yang sudah lengkap mengirimkan daftar hadir guru-gurunya yakni  Kota Kupang, Lembata, Ngada, Sumba Tengah, Sumba Barat, Sabu Raijua, dan Sumba Barat Daya (SBD).

Baca juga :  New Normal, Kepsek SMKN 4 Kupang Himbau Para Pegawainya Taati Protokol Kesehatan

Kata Adelino, untuk bulan Januari, Februari dan Maret 2020 pembayaran Kesranya mengacu pada daftar hadir guru karena masih dalam kondisi normal atau belum ada libur Covid-19, kecuali April, Mei dan Juni nanti tanpa daftar hadir langsung diterima secara utuh oleh guru yang bersangkutan. (ade)