OELAMASI, NTT PEMBARUAN.com- Untuk  mengatasi kesulitan ekonomi yang terjadi akibat dampak pandemi Covid-19 pada kehidupan masyarakat,  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang telah menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) dari  dana desa (DD) kepada 19.303 kepala keluarga  (KK) di 24 kecamatan se-Kabupaten Kupang.

BLT ini diberikan bagi warga yang terkena dampak Covid 19, di PHK, serta keluarga tidak mampu demi mengurangi beban ekonomi keluarga.

Pemberian BLT DD ini dilaunching oleh Bupati Kupang, Drs. Korinus Masneno, selasa (26/5/2020) di Gereja Getsemani, Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.

Turut hadir pada launching BLT DD saat itu, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe,S.H, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kupang, Ny. Sofia Malelak De Haan, Kepala BPKP Provinsi NTT, Iwan Agung Prasetyo.

Bupati Kupang Korinus Masneno dalam sambutannya  saat melaunching BLT DD tersebut mengharapkan, pemberian BLT ini dapat meringankan kesulitan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 saat ini.

Baca juga :  Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Diamankan Polres Mabar

Dirinya mengharapkan penyaluran BLT ini dapat berlangsung dengan baik, tepat waktu dan dapat membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

“Pemberian BLT ini harus tepat sasaran dan menyentuh langsung masyarakat yang membutuhkannya. Saya berharap bantuan ini menyentuh langsung masyarakat dan tidak dimanfaatkan oknum tertentu untuk mengambil keuntungan pribadi,” pinta Bupati Masneno yang diterima media  ini melalui siaran pers Humas dan Protokol Setda Kabupaten Kupang, Selasa (26/5/2020).

Bupati Masneno pada kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak dalam mengatasi penyebaran Covid-19 yang menyerang dunia, Indonesia, NTT dan Kabupaten Kupang saat ini.

Kepada masyarakat, Bupati Masneno mengimbau, untuk tetap menaati protokol kesehatan yang disampaikan pemerintah, menjaga diri dan keluarga agar tidak terserang Covid-19.  Kabupaten Kupang, lanjut dia, perlu lebih waspada dan berhati-hati karena peluang terkena sebaran Covid-19 bisa saja terjadi karena kelalaian apalagi berada diantara dua wilayah yang sudah ada pasien positif Covid-19, yakni Kota Kupang dan Timor Tengah Selatan (TTS).

Baca juga :  Sambut HUT Ke-76 Kemerdekaan RI, AMPG Mabar Kibar Bendera Merah Putih di Golo Wae Mata

Virus Covid-19, ujarnya lagi, merupakan penyakit menular yang perlu diwaspadai siapa saja karena wujudnya tidak terlihat dan sangat mudah menyebar.

“Mari kita waspadai penyebaran Covid- 19, karena saat ini sudah ada penularan trasnimisi lokal yang sesungguhnya lebih berbahaya dan perlu diwaspadai. Kepada pribadi yang pernah bertemu atau berhubungan dengan pasien positif Covid-19, saya harapkan segera melapor, jangan takut sehingga anda akan lebih mudah diberikan tindakan medis sekaligus isolasi mandiri. Hal ini penting dalam rangka mengatasi persebaran yang mungkin bisa terjadi,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kupang, Charles Panie dalam laporannya, mengatakan bahwa pemberian BLT DD dialokasikan secara tunai maupun melalui perbankan di Rek. BNI 46 bagi masyarakat Kabupaten Kupang.

Baca juga :  Kapolda NTT Instruksikan Jajarannya Lakukan Patroli Skala Besar

BLT DD ini diberikan dalam kurun waktu 3 bulan, yakni bulan April , Mei dan Juni 2020 sebesar Rp 600.000/bulan/KK.  Khusus di Desa Mata Air, sebut dia,  jumlah penerima BLT DD sebanyak 143 KK dan di Kecamatan Kupang Tengah sebanyak 1.182 KK. (ade/*)