Puluhan Hektar Sawah dan Pemukiman Warga Desa Tonggurambang Terendam Banjir

MBAY, NTT PEMBARUAN.com- Puluhan hektar sawah dan pemukiman warga Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terendam banjir akibat hujan yang mengguyur daerah itu, Minggu (24/5/2020).

Selain areal persawahan dan pemukiman warga yang terendam banjir, hujan yang mengguyur Kota Mbay selama tiga hari berturut-turut itu juga telah menghanyutkan sejumlah hasil panen petani dan merusak lumbung padi milik para petani.

Saluran pembuangan yang dangkal dan beberapa saluran tersier yang sempit diperparah lagi dengan kondisi bangunan deker yang sempit menyebabkan terjadinya luapan air ke sejumlah pemukiman warga di sekitarnya.

Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Do didampingi Kepala Dinas PUPR Nagekeo, Bernadinus Vansiena, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo, Gusti Pone, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Nagekeo, Clementiana Dawo, Asisten II Setda Nagekeo,  Syarifuddin Ibrahim dan Kepala Desa Tonggurambang, Toa Muallaf saat meninjau lokasi banjir di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Minggu (24/5/2020) (Foto : Muhamad Dedi Ingga/NTT PEMBARUAN.com)

Nampak Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Do didampingi Kepala Dinas PUPR Nagekeo, Bernadinus Vansiena, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nagekeo, Gusti Pone, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Nagekeo, Clementiana Dawo  dan Asisten II Setda Nagekeo,  Syarifuddin Ibrahim meninjau langsung lokasi banjir yang merendam puluhan hektar sawah dan pemukiman warga itu.

Baca juga :  Pedagang Pasar Danga Terkonfirmasi Positif Covid-19

Sebagai langkah darurat, Bupati Nagekeo Don Bosco Do langsung memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Gusti Pone untuk mengeruk deker yang sempit sehingga bisa mengurangi banjir yang terjadi.

Terhadap kondisi itu, Bupati Nagekeo Don Bosco Do  meminta Kades Tonggurambang, untuk segera membuat laporan ke bupati terkait penanganan banjir yang terjadi dengan mendata  semua lokasi yang terkena dampak banjir  untuk segera ditangani.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt)  Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nagekeo, Clementiana Dawo langsung  mengambil langkah cepat dan berkordinasi dengan petugas penjaga pintu air Bendungan Sutami untuk mengurangi debit air dari  bendungan tersebut.

Rumah masyarakat yang terendam banjir di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo. (Foto : Muhamad Dedi Ingga/NTT PEMBARUAN.com)

Kata Dawo, untuk areal persawahan para petani yang siap panen, khususnya padi yang sudah rebah akan dibantu dengan alat panen Dinas Pertanian, sedangkan untuk padi di lumbung yang terndam banjir Dinas Pertanian akan membantu dengan alat pengering padi milik Dinas Pertanian  yang ada di Desa Aeramo.

Baca juga :  Foeh : “Tugas Kita Menyiapkan Skill Saja”

Untuk mendapatkan bantuan itu, Dawo mempersilahkan para petani untuk menghubungi  langsung ke Dinas Pertanian Nagekeo bisa melalui handphon atau petugas Dinas Pertanian yang sementara  bertugas di lapangan. (mat)