Laboratorium PCR Milik Pemprov NTT Ditempatkan di RSUD Prof. Dr. W.Z Johanes Kupang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR)  milik Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) ditempatkan   di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang, dan menurut rencana pengoperasiannya dimulai Jumat, 8 Mei 2020 pekan ini.

“Kita sudah memiliki laboratorium PCR untuk pemeriksaan spesimen swab di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang. Diperkirakan Jumat,  8 Mei 2020 pekan ini dapat mengoperasionalkan pemeriksaan sampel swab dari kabupaten/kota se-NTT di laboratorium PCR tersebut,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Provinsi NTT yang juga Karo Humas dan Protokol Setda NTT,  Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. kepada pers di Kupang, Selasa (5/5/2020) malam.

Ia berharap, dengan kehadiran laboratorium PCR ini dapat mempercepat proses pemeriksaan sampel swab pasien Orang Tanpa Gejala (OTG), Orang Dalam Pemantauan (ODP), dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang ada  dari kabupaten/kota se-NTT.

Baca juga :  Hasil Pemeriksaan 48 Swab dari Enam Kabupaten/Kota di NTT Negatif

“Karena itu, kami memberitahukan kepada para bupati se- NTT dan Wali Kota Kupang bahwa pengiriman sampel swab dari kabupaten/kota ke RSUD Prof. Dr. W.Z Johannes Kupang akan dilakukan dengan menggunakan pesawat yang telah dicarter oleh Pemprov NTT,” tandas Marius.

Titik-titik penjemputannya masing—masing, untuk Manggarai Raya akan dijemput di Bandara Komodo Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kabupaten Ngada, Nagekeo dan Ende titik penjemputan di Bandara Aroeboesman Ende.

Selanjutnya, untuk Kabupaten Sikka, Flotim, dan Lembata titik penjemputannya di Bandara Frans Seda Maumere, Kabupaten Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Sumba Tengah, dan Sumba Timur  titik penjemputannya di Bandara Umbu Mehang Kunda Waingapu Sumba Timur.

Baca juga :  Enam TKI Ilegal Yang Dideportasi Dari Malaysia Tiba di Nagekeo

Karena itu, Pemprov NTT berharap,  para kepala dinas kesehatan kabupaten/kota se- NTT bersama para Direktur RSUD  masing-masing kabupaten/kota segera berkoordinasi secepatnya untuk  bisa menyiapkan sarana pengiriman spesiman swab dari titik-titik penjemputan yang telah disebutkan di atas.

Khusus untuk Kabupaten Alor, Rote Ndao, dan Sabu Raijua, kata Marius, pengiriman sampel swab-nya menggunakan kapal Ferry, sedangkan untuk kabupaten-kabupaten di daratan Timor menggunakan transportasi darat.

“Setiap kabupaten harus menyiapkan spesimen swab yang telah diambil dan kemudian sesegera mungkin dikirim ke titik titik penjemputan yang telah ditentukan. Menurut rencana, penjemputan spesimen swab dari kabupaten se-NTT akan dilaksanakan pada hari Jumat, 8 Mei 2020,”ujarnya. (ade)