Warga ABL Hilang di Perairan Desa Oelfatu, Tim SAR Gabungan Belum Temukan Korban

OELAMASI, NTT PEMBARUAN.com- Hingga Sabtu, 25 April 2020, Tim SAR Gabungan belum menemukan korban Fiktor Imanuel Nofus (38), yang hilang saat mencari ikan dengan menggunakan sampan di Perairan Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut  (ABL), Kabupaten Kupang sejak Kamis, 23 April 2020 pukul 18.00 Wita lalu.

Informasi hilangnya salah seorang warga Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut (ABL), Kabupaten Kupang itu disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer,S.E,M.M melalui press release yang diterima media ini, Sabtu (25/4/2020) malam.

Disebutkannya, Sabtu, 25 April 2020 pukul 07.05 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang menerima informasi dari Bapak Elia Hois tentang kecelakaan kapal 1 (satu) orang belum kembali saat mencari ikan menggunakan sampan di Perairan Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang.

Baca juga :  Mesin Perahu Mati, Basarnas Kupang Temukan Tiga Korban Dalam Keadaan Selamat di Perairan Pantai Liman Semau

Dari laporan yang diterima, diketahui bahwa pada hari Kamis, 23 April 2020 pukul 18.00 Wita telah terjadi kecelakaan 1 (satu) orang belum kembali saat mencari ikan menggunakan sampan di Perairan Desa Oelfatu, Kecamatan Amfoang Barat Laut, Kabupaten Kupang.

Diketahui identitas korban atas nama, Fiktor Imanuel Nofus (38), jenis kelamin laki-laki,dan pekerjaan petani.  Selanjutnya, Sabtu, 25 April 2020 pukul 07.25 Wita, diberangkatkan Tim Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang berjumlah 7 (tujuh) orang menggunakan 1 (satu) unit Rescue Car menuju Dermaga Navigasi Kupang.

Pukul 08.10 Wita, KN SAR Antareja 233 melaksanakan olah gerak dari Dermaga Navigasi Kupang menuju area pencarian dengan 12  orang ABK KN Antareja 233 beserta Tim Rescuer dilengkapi palsar pendukung lainnya menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR.

Baca juga :  Gubernur VBL : Pariwisata NTT Butuh Orang Pintar dan Pekerja Keras

Pukul 10.44 Wita, KN SAR Antareja 233 tiba di lokasi kejadian dan langsung berkoordinasi dengan keluarga korban. Selanjutnya, pukul 10.50 Wita, KN SAR Antareja 233 melaksanakan pencarian terhadap korban di sekitar area pertama perairan Desa Oelfatu hingga pukul 14.00 Wita, dengan hasil sementara masih nihil.

Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian kembali di area pencarian kedua pada hari pertama hingga pukul 17.45 Wita, dengan hasil sementara masih nihil. Operasi SAR hari kedua akan dilanjutkan hari ini, Minggu,  26 April 2020 pukul 07.00 Wita.

Operasi SAR ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Supriyanto Ridwan, S.E, dengan unsur SAR yang terlibat,  Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polsek Naikliu, Kepala Desa Amfoang, keluarga korban dan masyarakat setempat. (ade/*)

Baca juga :  Enam TKI Ilegal Yang Dideportasi Dari Malaysia Tiba di Nagekeo