Tangani Covid-19, Pemdes Gurung Alokasikan Anggaran Rp 20 Juta

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com- Pemerintah Desa (Pemdes) Gurung, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengalokasikan anggaran dari dana desa (DD) Tahun 2020 sebesar Rp 20 juta untuk penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hal itu disampaikan Kepala Desa Gurung, Gaspar Mbembo melalui Kaur Keuangan Desa Gurung, Stefanus Gambur di sela-sela kegiatan penyemprotan disinfektan di desanya melalui telepon selulernya kepada media ini, Selasa (21/4/2020).

“Hari ini (Selasa,21/4/2020,red) desa kami dikunjungi Tim Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Welak yang dipimpin langsung Camat Welak, Feliks Janggur.

Kegiatan penyemprotan yang dilakukan di sejumlah rumah penduduk termasuk 4 rumah pelaku perjalanan dari tempat terjangkit (P2T2) dan fasilitas umum itu dihadiri aparat kepolisian dari Polsek Welak, Babinsa, dan petugas kesehatan dari Puskesmas Orong.

Kegiatan penyemprotan ini juga dihadiri Kepala Desa Gurung, Gaspar Mbembo, Kaur Pembangunan dan Perencanaan Desa Gurung, Martinus Minggu, Kaur Umum Desa Gurung, Tarsi Suhardi, Kasi Pemerintahan Desa Gurung, Paskalis Abun, Kasi Kesra Desa Gurung, Domi Warut, Kasi Pelayanan  Desa Gurung, Alfons Paswan, 4 kepala dusun dan para tokoh masyarakat setempat.

Baca juga :  Optimalkan Pool Test, Bandara dan Pelabuhan di NTT Beroperasi Normal

“Kegiatan hari ini (Selasa,21/4/2020,red) tidak saja hanya penyemprotan disinfektan ke rumah penduduk dan fasilitas umum, tetapi juga penyuluhan tentang cara-cara pencegahan Covid-19 yang dilakukan  calling keliling dari kampung ke kampung dengan menggunakan microphone.

Kata Stef, untuk penanganan Covid-19 diambil dana desa (DD) Tahun 2020 sebesar Rp 20 juta.  Dana itu untuk pembelian Alat Pelindung Diri (APD) masker, alat penyemprotan disinfektan, kaca mata, sarung tangan dan jacket  untuk petugas Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Gurung.

Masih dari anggaran yang ada juga dipergunakan untuk pengadaan baliho yang berisi himbauan pemerintah untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada masyarakat.

Baliho yang ada itu masing-masing  di tempatkan di Posko Tim Gugus Tugas Covid—19 Desa Gurung, Poskedes Gurung, dan 4 titik sentral di 4 dusun, yakni Dusun Bangka Tubu, Dusun Wae Goger, Dusun Menenja dan Dusun Watu Norang.

Baca juga :  35 Pelaku UKM di Mabar Dapat Bantuan Kredit Tanpa Agunan dan Bunga Bank NTT

Anggaran yang sama juga digunakan untuk pembelian ember kran cuci tangan yang ditempatkan  di Kantor Desa Gurung, Poskedes Gurung, dan sejumlah kios yang tersebar di Desa Gurung.

Dana yang ada juga dipakai untuk membayar honor tenaga sukarelawan Covid-19 Desa Gurung termasuk petugas penyemprotan disinfektan yang telah mengantongi  SK dari Kades Gurung  terdiri dari unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, RT, dan Linmas setempat.

Ia menyebutkan, tahun ini, Desa Gurung mendapat alokasi dana desa sebesar Rp 1.364.747.400. Dari jumlah itu, yang sudah dicairkan sebesar Rp 818.404.400 atau baru mencapai 60 persen, sedangkan 40 persennya belum dicair.

Penggusuran lapangan Sekolah Dasar Katolik (SDK) Lempa yang anggarannya bersumber dari dana desa Tahun 2020 ini di Desa Gurung, Kecamatan Welak, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)

Dana yang sudah dicairkan itu, selain dipergunakan untuk penanganan Covid-19 juga  dipergunakan untuk pembangunan jalan Lapen Desa Gurung sepanjang 1.374 meter,  pembangunan jaringan air minum sepanjang 1.640 meter, dan penggusuran lapangan SDK Lempa.

Baca juga :  Di Masa Pandemi Covid-19, LPMP NTT Lakukan Berbagai Terobosan

Kegiatan lainnya seperti membayar insentif guru PAUD, pembelian permainan anak-anak PAUD.  Sedangkan, di bidang kesehatan seperti penanganan stunting berupa pemberian makanan tambahan (PMT) untuk bayi, lansia, ibu hamil,  isentif kader posyandu, dan kader pemberdayaan manusia. (ade)