Terkait Isu Positif Corona, Masyarakat Nagekeo Dihimbau Tak Perlu Panik

MBAY, NTT PEMBARUAN.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagekeo melalui Humas Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Nagekeo mengimbau kepada masyarakatnya untuk tidak perlu panik dengan isu yang beredar, Kamis (9/4/2020) malam yang menyebutkan ada warga NTT asal Nagekeo positif corona.

“Sampai dengan detik ini, Kamis (9/4/2020) pukul 21.39 Wita,  Posko Covid-19 Nagekeo belum ada konfirmasi apapun tentang kabar, apalagi beredar isu,  bahwa yang positif itu dari Nagekeo,” tegas Kepala Bagian Humas Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Nagekeo Silvester Teda via siaran pers yang diterima media ini, Kamis (9/4/2020) malam.

Terkait  informasi yang belum jelas sumbernya itu, ia mengimbau kepada masyarakat Nagekeo untuk tidak boleh panik   dengan kabar berita yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

Baca juga :  Kodim 1625 Ngada Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Desa Tonggurambang

“Jangan sekali-kali menyebarkan berita atau kabar yang belum terkonfirmasi kebenarannya, yang menimbulkan ketakutan yang hebat di tengah warga. Mari kita tetap  jaga dan selalu waspada,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Nagekeo, Yohanes Don Bosco Do dalam suratnya bernomor : 130/Pem-NGK/68/4/2020  tertanggal 9 April 2020 perihal penegasan kepada para camat, para lurah dan  para kepala desa se-Kabupaten Nagekeo dalam upaya pencegahan Covid—19 dan mengurangi resiko Covid-19 yang dimaksud, maka disampaikan kepada saudara-saudara untuk menegaskan kepada seluruh masyarakat yang ada di wilayah masing-masing beberapa hal untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Pertama, para camat, para kepala desa dan para lurah diharapkan untuk menegaskan kepada seluruh masyarakat agar sejak tanggal 10 –13 April 2020 melakukan isolasi mandiri dengan maksud untuk memotong mata rantai penyebaran virus corona termasuk dalam hal melarang warga masyarakat untuk berkumpul di luar rumah, di pinggir jalan atau di pusat-pusat keramaian. Untuk maksud ini, TNI/Polri dan Pol-PP akan melakukan patroli sebagaimana tindaklanjut pengamanan kebijakan ini.

Baca juga :  Pemprov NTT Fokus Tangani DBD dan Masalah Sampah

Kedua, meningkatkan pemantauan di wilayah masing-masing untuk melakukan deteksi dini penyebaran virus corona (Covid-19) dan terus berkoordinasi, baik di tingkat desa/kelurahan, kecamatan sampai kabupaten.

Ketiga, sesuai rekomendasi WHO, selama wabah Covid-19 belum dinyatakan berakhir (keadaan normal), maka semua masyarakat diwajibkan memakai masker, dan keempat, meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dengan terus mengajak masyarakat untuk selalu menjaga perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) serta gerakan masyarakat sehat (GERMAS).

Tembusan surat ini disampaikan kepada Kapolres Nagekeo di Mbay, Dandim 1625 Ngada di Bajawa, dan  Kepala Dinas Pol-PP dan Kebakaran Kabupaten Nagekeo di Mbay. (mat)

Komentar