KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Balai Besar KSDA Nusa Tenggara Timur (BBKSDA NTT) dalam siaran pers Humas BBKSDA NTT yang diterima media ini, Jumat, 3 April 2020 mendukung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof.W.Z Johanes Kupang sebagai rumah sakit rujukan dalam penanganan Covid-19 di NTT.

Sejak merebaknya wabah Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) pada pertengahan Maret 2020 lalu, BBKSDA NTT telah melakukan berbagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah kerja BBKSDA NTT dan Provinsi NTT pada umumnya.

Meningkatnya kasus penyebaran wabah Covid-19 di Indonesia terus menjadi perhatian serius pemerintah termasuk perhatian penuh dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui beberapa Surat Edaran Menteri dan terakhir adalah Surat Edaran Menteri LHK Nomor : SE.4/MENLHK-SETJEN/ ROUM/SET.1/3/2020 tanggal 31 Maret 2020 tentang Kesinambungan Pencegahan Penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Baca juga :  Suami Ditahan, Melania Mengaku Kesulitan Menafkai Keluarganya

Memperhatikan arahan Menteri LHK dan Maklumat Dirjen KSDAE tanggal 28 Maret 2020 maka Balai Besar KSDA NTT mendayagunakan anggarannya untuk mendukung tenaga medis pada RSUD Prof.Dr.W.Z JOHANES sebagai rumah sakit rujukan Covid-19 di Kupang Provinsi NTT berupa suplemen penambah daya tahan tubuh dalam bentuk 3 (tiga) paket terdiri dari madu hutan 100 botol, minyak kala kode (sirih hutan) 25 botol dan kacang mete 78  bungkus.

Bantuan ini diperoleh dari pembelian hasil produksi masyarakat Kelompok Tani Hutan Binaan Balai Besar KSDA NTT yang merupakan hasil hutan bukan kayu (HHBK).

Dalam merespon darurat Covid-19 untuk pencegahan di lingkungan Balai Besar KSDA NTT telah melakukan berbagai kegiatan yaitu, pertama, menetapkan piket, dan WFH, kedua, penyaluran biaya pembelian penambah daya tahan tubuh  (vitamin) sebesar Rp.200.000 per orang dan ketiga, penyediaan handsanitizer, masker, dan tempat cuci tangan di lingkungan Kantor BBK SDA NTT.

Baca juga :  Wagub NTT : Terima Kasih Atas Pelayanan Romo Frederikus Kepada Umat Katolik dan Masyarakat NTT

Keempat, penyemprotan desinfektan mandiri di Kantor BBKSDA NTT, kelima, penyemprotan desinfektan mandiri di rumah-rumah pegawai BBKSDA NTT dan keenam, membentuk Satgas Tim Waspada Darurat Covid-19 di  Lingkup BBKSDA NTT. (ade/*)