BORONG, NTTPEMBARUAN. com – Wakil Bupati (Wabup) Manggarai Timur, Stefanus Jaghur melakukan pemantauan kegiatan antisipasi penyebaran Covid-19 di wilayah perbatasan Kabupaten Manggarai Timur dengan Kabupaten Manggarai, tepatnya di Kampung Gongger, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (30/3/2020).

Kepada wartawan, selain menjelaskan tujuan kedatangannya ke lokasi, Wabup Stefanus juga menyampaikan persiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Matim dalam upaya pencegahan wabah Covid-19.

Sejauh ini, kata Wabup Stefanus, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur telah mengalokasikan  anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk penanganan virus corona (Covid-19).

“Kita sudah siapkan dana  sebesar Rp 6 miliar khusus untuk penanganan virus corona (Covid-19) ini di Kabupaten Manggarai Timur,” kata Wabup Stefanus kepada wartawan di sela-sela kunjungannya ke Kampung Gongger, Desa Satar Punda Barat, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur,Provinsi NTT, Senin (30/3/2020).

Baca juga :  Perkuat Pengelolaan Aset Desa Kemendagri Revisi Peraturan Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2016

Sementara itu, terkait Alat Pelindung Diri (APD) petugas kesehatan, Wabup Stefanus mengaku sedang dalam proses pengadaan dan dalam waktu dekat ini sudah tiba di Manggarai Timur.

“Beberapa waktu lalu, kita punya Kadis Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur itu ada ke Kupang untuk menerima APD tersebut, cuma alat itu masih dalam proses perjalanan ke Manggarai Timur,” janjinya.

Ia pun berjanji, APD tersebut akan dibagikan ke setiap puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Manggarai Timur. “Nanti kalau sudah sampai akan dibagikan ke semua puskesmas di Matim, khususnya untuk peralatan pengamanan,” pungkasnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, beberapa pimpinan OPD Matim, Camat dan Sekcam Lamba Leda bersama staf, Petugas Kesehatan Puskesmas Dampek, Kapolsek Lamba Leda bersama anggota, Babinsa wilayah tugas Kecamatan Lamba Leda, Pegawai Dishub Matim, Petugas Satpol-PP, serta Kades Satar Punda Barat bersama staf. (edi)