Perkembangan Covid-19 di NTT Bertambah 365 ODP

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Jumlah Orang Dalam Pengawasan (ODP) hingga  Jumat, 27 Maret 2020 pukul 21.00 Wita di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bertambah menjadi 365 orang dari posisi sebelumnya, 254 orang.

Laporan perkembangan kasus virus corona (Covid-19) di Wilayah NTT itu disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si melalui siaran pers yang ditulis Valeri Guru/Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Jumat (27/3/2020) malam.

Rinciannya, Kota Kupang, dari 59  ODP, 10  sudah dinyatakan sembuh/selesai pemantauan,  jumlah saat ini, 49 ODP, 2 orang sedang dirawat di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johanes Kupang dan 47 lainnya melakukan karantina mandiri.

Kabupaten Lembata, dari 22 ODP, 4 orang sudah dinyatakan sembuh dan 18 orang lainnya dilakukan karantina mandiri,  Manggarai Barat,  38 ODP  yang semuanya sedang dalam karantina mandiri, dan Kabupaten Kupang, 9 ODP semuanya karantina mandiri.

Baca juga :  Pemprov NTT Fokus Tangani DBD dan Masalah Sampah

Selanjutnya, Kabupaten Sikka, dari 50 ODP , 19 orang sudah dinyatakan sembuh,  dan 31 orang menjalani karantina mandiri,  Kabupaten TTS,  22  ODP yang  semuanya  karantina mandiri, Manggarai Timur, 10  ODP, 1 sedang dirawat di RSUD dr. Ben Mboi Ruteng dan 9 orang lainnya karantina mandiri,  Kabupaten Flores Timur, 5 ODP yang semuanya sedang dalam karantina mandiri, Malaka, 1  ODP yang kini masih dirawat di RSUD Prof.Dr. W.Z Johanes Kupang, Alor 1 ODP sedang dalam karantina mandiri.

Berikutnya, Kabupaten Sumba Timur, dari  31 ODP,  4 orang selesai pemantauan/sudah sembuh, 1 orang dirawat di RSUD Umbu Rara Meha, dan 26 orang sedang karantina mandiri, Belu, 19  ODP, 1 orang sedang dirawat di RSUD Prof.Dr. W.Z Johanes Kupang  dan 18 orang yang sedang menjalani karantina mandiri.

Kabupaten Sumba Barat Daya, 25 ODP yang semuanya sedang karantina mandiri, Ende, 5 orang,  2 orang  diantaranya selesai pemantauan/sudah sembuh,  dan 3 orang karantina mandiri,  Manggarai, 8 ODP, 1 orang selesai pemantauan dan 7 orang karantina mandiri.

Baca juga :  Kadis PUPR : “Kami Optimis 2021 Jalan Provinsi Sudah Tuntas”

Kabupaten Rote Ndao, 20 ODP  yang semuanya sedang dalam karantina mandiri,  Sumba Tengah,4 ODP yang semuanya karantina mandiri, Ngada, 14 ODP yang semua karantina mandiri, Nagekeo, 17 ODP,  1 orang dirawat di RSUD TC Hilers Maumere dan 16 orang lainnya karantina mandiri, Sabu Raijua , 3 ODP yang semuanya sedang dalam karantina mandiri, dan TTU, 2 ODP masing-masing; 1 orang  dirawat di RSUD Kefamenanu dan 1 orang sedang dalam karantina mandiri.

Dengan demikian, kata Marius, dari total 365 ODP; 41 orang sudah sembuh/selesai masa pemantauan, 8 orang sedang dirawat  dan  316 karantina mandiri, sehingga  posisi hingga saat ini ada 324 orang.

“Kita tidak usah cemas, panik apalagi takut. Ikuti protap yang dikeluarkan WHO dan pemerintah. Kita hanya minta masyarakat NTT taat dan patuh kepada protap-protap tersebut,” tandas Marius seraya meminta dukungan semua pihak agar penanganan penyebaran wabah Covid-19 di Provinsi NTT dapat diminimalisir.

Baca juga :  Pengelolaan Perikanan di NTT, DKP Gandeng Pihak Ketiga

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT, saya menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media yang dengan setia mempublish data dan informasi mengenai Covid-19. Anda adalah pejuang sejati yang selalu ada di garda terdepan dan masyarakat di daerah ini senantiasa merindukan berita yang anda tulis,” tandas Doktor Jebolan IPB Bogor ini. (ade)