BORONG, NTTPEMBARUAN.com – Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur (Pemkab Matim) diminta untuk mengalokasikan anggaran untuk pembangunan Gedung SMAN 4 Lamba Leda di Kampung Wae Tua, Desa Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Matim, Propinsi NTT yang saat ini kondisi fisiknya cukup memprihatinkan.

Permintaan itu disampaikan Pengamat Pendidikan dari  Universitas Katolik Indonesia (UKI) Santu Paulus Ruteng, Dr. Laurentius Ni,S.H.,M.H kepada NTT PEMBARUAN.com melalui WhatsApp belum lama ini terkait kurangnya perhatian Pemkab Matim terhadap kondisi fisik Gedung SMAN 4 Lamba Leda selama ini.

Kondisi bangunan sekolah milik pemerintah itu hanya berdindingkan bambu, berlantaikan tanah dan bangku duduk siswa apa adanya.  Padahal,  kata Laurentius, untuk proses belajar mengajar (PBM) yang baik dan menghasilkan lulusan yang mampu bersaing dengan sekolah lain, perlu dukungan  fasilitas yang memadai.

Baca juga :  Pertama di Asia, Conference Polwan Sedunia Ke-58 Digelar di Labuan Bajo November 2021

“Bulan Februari 2020 lalu, saya sempat mengunjungi sekolah itu. Dimana, kondisi fisik gedung termasuk ruang belajar siswanya cukup memprihatinkan. Dengan kondisi seperti itu, bagaimana kita menuntut hasil belajar yang baik kalau tidak ditunjangi oleh pembangunan gedung sekolah yang memadai ,” kata Laurentius .

Berkaca pada kondisi fisik sekolah itu, ia berharap, agar  Pemkab Matim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  setempat bisa mengalokasikan anggaran untuk pembangunan sekolah tersebut tahun ini.  Kata Laurentius, dengan perhatian yang serius dari pemerintah, maka peningkatan mutu pendidikan akan terjamin di Kabupaten Manggarai Timur. (edi)