Reses di Matim, Bunda Julie Sebut Filosofi “Sapu Lidi” dalam Membangun NTT

BORONG, NTTPEMBARUAN.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi NasDem dari Komisi IV Dapil NTT I, Julie Sutrisno Laiskodat saat melakukan reses di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Rabu (11/3/2020) menyebut filosofi  “Sapu Lidi” dalam membagun NTT.

Menurut dia, untuk membangun NTT tidak bisa menggunakan satu batang sapu lidi saja.   “Sapu lidi di sini adalah harus segenggam.  Artinya, untuk membangun NTT kita harus keroyok bersama agar keluar dari zona kemiskinan dan bisa berdiri sama tinggi serta duduk sama rendah,”tukasnya.

Seperti disaksikan wartawan media ini, Bunda Julie Sutrisno Laiskodat yang didampingi tenaga ahlinya, Jener Alison dan Rini, selaku sekretaris anggota tiba di Kantor Bupati Matim sekitar pukul 09.00 Wita.

Sesampainya di Kantor Bupati Matim, Anggota DPR RI Dapil NTT I itu, menunduk dan menyentuh tanah dengan menggunakan tangannya sembari memohon izin kepada leluhur setempat.

Selanjutnya, di pelataran Kantor Bupati Matim, Wakil Bupati (Wabub) Matim, Stefanus Jaghur, Wakil Ketua PKK Matim, Ny. Aleksandrina Anggal, Anggota DPRD dari Fraksi NasDem, Tarsan Talus dan Evaritus Seri Suwardi  serta seluruh pimpinan OPD Matim  menerima Bunda Julie bersama rombongannya secara adat Manggarai ” kepok sundung”.

Baca juga :  Kadis PUPR : “Kami Optimis 2021 Jalan Provinsi Sudah Tuntas”

Kemudian Bunda Julie bersama rombongannya langsung diarahkan ke ruang rapat Lantai II Kantor Bupati Matim untuk dilanjutkan dengan acara tatap muka bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Matim.

Wakil Bupati Manggarai Timur, Stefanus Jaghur menyampaikan profisiat kepada Bunda Julie Sutrisno Laiskodat yang telah dilantik menjadi anggota DPR RI pada beberapa bulan lalu di Jakarta.

“Pada hari ini (Rabu,11/3/2020,red)  kami menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Bunda Julie di Kabupaten Manggarai Timur untuk mengadakan reses perdana. Untuk itu kepada seluruh pimpinan OPD pada hari ini (Rabu,11/3/2020,red) adalah hari yang baik untuk kita menyampaikan beberapa aspirasi kita kepada Ibu Julie untuk dibawa ke Senayan nanti,” kata Wabup Jaghur.

Baca juga :  Kodim 1625 Ngada Bagikan Paket Sembako Kepada Warga Desa Tonggurambang

“Saat ini tongkat kepemimpinan  pusat DPR RI dari Fraksi NasDem  Dapil  NTT I  sudah saya ambil .  Tujuannya, agar semua jaringan- jaringan yang ada di sana, saya ambil dan bawa ke NTT,” kata Bunda Julie.

Menurutnya, menjadi anggota DPR RI menggantikan Jhoni G. Plate merupakan pengabdian besar bagi masyarakat NTT. Untuk itu, Provinsi NTT akan menjadi perhatian serius dalam pembangunan lima tahun ke depan.

“Pengabdian saya tentu punya tujuan besar, dimana untuk kemajuan pembangunan NTT. Saya bersama  Gubernur NTT, Viktor Bungktilu Laiskodat kembali ke NTT dengan tujuan besarnya adalah mau melayani masyarakat NTT dari berbagai sektor yang harus dibangun”, kata Anggota DPR RI itu, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua PKK Provinsi NTT.

Selain itu, Bunda Julie juga berkomitmen untuk membangkitkan NTT ke arah yang lebih baik dan sejahtera agar bebas dari masalah kemiskinan. Dijelaskannya, NTT sangat kaya atas potensi alamnya, khususnya di Manggarai.

Baca juga :  Presiden Jokowi Kembali Kunker ke Labuan Bajo

Kata dia, keberadaannya di Komisi IV yang membidangi Pertanian, Kehutanan, Perikanan dan Kelautan, serta Pangan tentu semua berdasarkan tingkat kebutuhan dasar masyarakat NTT.

“Saat ini, kita sedang membuka gerbang dunia di Labuan Bajo. Sebagai daerah sasarannya, seperti  Kabupaten Manggarai dan Kabupaten Manggarai Timur,  kita akan menyiapkan kebutuhan-kebutuhan yang merupakan skala prioritas menyambut kedatangan tamu-tamu dunia  ke depan,” tuturnya.

Usai memberikan sambutaya, Bunda Julie diberikan cendra mata berupa kopi bubuk khas daerah Manggarai Timur oleh Wabub Matim,Stefanus Jaghur dan Wakil Ketua PKK Matim, Ny. Aleksandrina Anggal. (edi)