Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang Kembali Melatih 50 Potensi SAR dari Kabupaten Kupang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang kembali melatih 50 potensi SAR yang merupakan masyarakat Kabupaten Kupang, khususnya pelatihan pertolongan di atas permukaan air  bagi potensi pencarian dan pertolongan angkatan II dan III Tahun 2020.

Upacara pembukaan pelatihan pertolongan di atas permukaan air bagi potensi pencarian dan pertolongan angkatan II dan III Tahun 2020 ini dipimpin langsung Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe  di Halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang Jl. Adi Sucipto Penfui Kupang, Selasa (10/3/2020).

Hadir dalam upacara pembukaan itu antara lain, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Didi Hamzar,S.Sos, M.M, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer,S.E,M.M, Suprayitno dari Lanut El Tari Kupang, Dodekin dari Angkasa Pura I El Tari Kupang, dan Kabag Humas Setda Kabupaten Kupang, Ny. Martha M.P.Ede.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe dalam sambutannya menyebutkan, luas wilayah Kabupaten Kupang 5.298,13 kilo meter, memiliki perairan seluas 3.278,25 kilo meter, dengan panjang garis pantai 442,52 kilo meter tentunya memiliki potensi bencana yang berhubungan dengan kecelakaan di air, baik banjir, gelombang pasang, tsunami dan kecelakaan laut.

Baca juga :  Pemkab Kupang Siap Menata Pasar Oesao

“Kita ketahui, bahaya bencana dapat terjadi kapan saja dan dimana saja, termasuk bencana yang terjadi di atas permukaan air yang dapat mengakibatkan korban manusia dan harta benda,” kata Wabup Manafe.

Menurut dia, tidak semua warga masyarakat memiliki kemampuan untuk menyelamatkan dirinya saat terjadi bencana, khususnya kecelakaan di atas permukaan air, sehingga ketika terjadi bencana di atas permukaan air, maka dibutuhkan orang yang memiliki kemampuan dan ketrampilan untuk memberikan pertolongan kepada korban secara cepat dan tepat, sehingga korban dapat diselamatkan.

Dengan kondisi wilayah perairan Kabupaten Kupang yang luas maka tentunya dibutuhkan personil yang memiliki kemampuan pencarian dan pertolongan di atas permukaan air.  “Karena itu, saya menyampaikan terima kasih kepada Basarnas, khususnya Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang yang melaksanakan kegiatan pelatihan pertolongan di atas permukaan air bagi potensi pencarian dan pertolongan angkatan II dan III Tahun 2020  yang mana pesertanya direkrut dari warga masyarakat Kabupaten Kupang.  Kami berharap, kerjasama yang baik ini terus ditingkatkan pada waktu-waktu mendatang, dan tentunya kami juga sangat membutuhkan kehadiran Basarnas pada situasi tanggap darurat bencana yang membutuhkan pencarian dan pertolongan, baik berupa personil maupun peralatan yang dimiliki oleh Basarnas,”pintanya.

Baca juga :  Plan Internasional Kerjasama Dukcapil Nagekeo Sosialisasi Adminduk di Desa Tonggurambang

Kepada para peserta pelatihan potensi pencarian dan pertolongan angkatan II dan III Tahun 2020 , Wabup Manafe ingatkan, untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, agar menguasai materi yang diajarkan.

“Saudara-saudara (para peserta pelatihan,red) merupakan orang yang dipercaya oleh Pemkab Kupang. Karena itu, jagalah kepercayaan yang diberikan dengan menunjukkan keseriusan dalam mengikuti pelatihan ini yang kelak akan bermanfaat bagi masyarakat di Kabupaten Kupang,”imbuh Wabup Manafe.

Dengan direkrutnya peserta dari Kabupaten Kupang, lanjut dia, maka diharapkan Kabupaten Kupang memiliki kapasitas dalam penanggulangan bencana di bidang pertolongan di atas permukaan air.

Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Didi Hamzar,S.Sos, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer,S.E,M.M bersama undangan berpose bersama para peserta pelatihan usai upacara pembukaan pelatihan pertolongan di atas permukaan air bagi potensi pencarian dan pertolongan angkatan II dan III Tahun 2020 di Halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang Jl. Adi Sucipto Penfui Kupang, Selasa (10/3/2020).

“Peserta yang kami utus untuk mengikuti pelatihan ini tentunya belum memiliki pengetahuan dan ketrampilan tentang pertolongan di atas permukaan air. Karena itu,kami berharap, agar Basarnas dapat menggodok mereka sehingga benar-benar setelah mengikuti pelatihan ini mampu bertindak sebagai tenaga pencarian dan pertolongan di atas permukaan air. Kami juga sangat mengharapkan kepada Basarnas melalui Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang agar terus merekrut warga Kabupaten Kupang untuk mengikuti pelatihan pada waktu mendatang, mengingat kebutuhan dan luas wilayah Kabupaten Kupang, baik pelatihan yang sama maupun jenis pelatihan lainnya yang bermanfaat pada situasi darurat bencana, khususnya di bidang pencarian dan pertolongan,” tandas Mantan Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari Partai Golkar ini. (ade)