LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com Kehadiran 13 peserta Finalis Putri Indonesia di Sanggar Compang To’e, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi  Nusa Tenggara Timur (NTT), sontak membuat decak kagum warga setempat, Senin (24/2/2020)

Ke-13 peserta Finalis Putri Indonesia yang tiba di Desa Liang Ndara, Senin (24/2/2020)  pagi itu diterima secara adat di Rumah Adat Kampung Melo. Kunjungan ini merupakan kunjungan hari terakhir masa karantina Putri Indonesia di Bumi Komodo, Labuan Bajo.

Devi Maharani Kosa, salah seorang peserta Finalis Putri Indonesia asal Riau kepada Kepala Desa Tondong Belang, Fransiskus Vedi yang merupakan desa tetangga Liang Ndara mengungkapkan kekagumannya yang luar biasa atas budaya yang dimiliki orang Manggarai. Ia bahkan berjanji suatu saat akan kembali berkunjung ke Labuan Bajo.

Baca juga :  30-an Persen PTS di NTT Dinilai Kurang Sehat

“Banyak informasi yang digali dari Pak Fransiskus dan orang-orang tua di Kampung Melo.  Pokoknya indah dan saya harus kembali ke sini suatu saat”, kesan Devi kepada media ini  di seputar Kantor Bupati Manggarai Barat, Senin(24/2/2020).

Sementara itu, salah satu peserta finalis, Putu Ayu Saraswati (22) asal Bali mengaku takjub dengan kekayaan budaya dan alam Manggarai Barat yang memikat.

Menurutnya, keindahan dan keunikan budaya Manggarai menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. “Luar biasa. Kita disuguhkan dengan beberapa atrakasi budaya yang memang sangat berbeda dengan daerah lain”, kata putri kelahiran Denpasar yang biasa disapa Ayu itu.

Kepala Desa Tondong Belang, Fransiskus Vedi  juga mengaku, seluruh masyarakat setempat sangat bangga dan terhormat karena bisa dikunjungi oleh para Finalis Putri Indonesia Tahun 2020 .

Baca juga :  Kapolda NTT Tatap Muka dengan Jajaran Polres Mabar
Inilah 13 Finalis Putri Indonesia yang mengunjungi Sanggar Compang To’e, Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi  Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (24/2/2020)  (Foto : Louis Mindjo/NTT PEMBARUAN.com)

“Meskipun saya sebagai kepala desa tetangga dari  Desa Liang Ndara, saya ikut merasa bangga dimana selama ini hanya bisa disaksikan di layar televise, tapi sekarang bisa bertemu dan berinteraksi langsung dengan para finalis”, tutur Vedi.

Vedi berharap, agar siapapun pemenang Finalis Putri Indonesia tahun ini, dapat mempromosikan pariwisata yang ada di Manggarai Barat, khususnya lokasi wisata yang ada di desa, seperti Liang Ndara saat ini.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada penyelenggara Mustika Ratu dan Yayasan Putri Indonesia dan Ibu Julia Sutrisno Laiskodat yang sudah  mengagendakan kunjungan ke desa ini, karena dengan demikian masyarakat dunia tidak hanya mengenal Labuan Bajo dengan komodo dan obyek wisata lainya, tapi juga obyek wisata di desa”, tutup Vedi. (lom)