Kakanwil Kemenag NTT Tekankan Lima Aksi Prioritas Tahun 2020

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Kakanwil Kementerian Agama NTT, Drs. Sarman Marselinus dalam rapat kerja pimpinan (Rakerpim) Tingkat Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi NTT  menekankan  5 aksi prioritas Tahun 2020.

Lima  Aksi Prioritas Kemenag yang digayung oleh Menteri Agama RI, Fachrul Razi, yaitu pertama, pembrantasan korupsi. Dengan menutup pintu korupsi, membuka akses whiste blower dan penegakan hukum.

Hal ini sesuai amanat Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 10 Tahun 2019 tentang perubahan atas Peraturan Menpan RB Nomor 52 Tahun 2014 tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di lingkungan instansi pemerintah.

Kedua, peningkatan kualitas haji dan pembenahan umroh dengan penguatan manasik, menjaga kualitas layanan, evaluasi komprehensif, penguatan pengawasan, pengembangan sisko patuh (sistem komputerisasi pengelolaan terpadu umroh dan haji khusus), pengawasan sinergis serta penegakan hukum.

Baca juga :  Kopdit Suka Damai Hadir di Kota Kupang

Ketiga, pembenahan pendidikan keagamaan, meliputi pembenahan kurikulum keagamaan, revisi buku ajar untuk penguatan paham moderat, pengarusutamaan paham moderat bagi guru, dosen dan tenaga kependidikan.

Empat, deradikalisme melalui diklat aparatur, diklat juru dakwah, kampanye toleransi, sinergi Kementerian/Lembaga/TNI/Polri dan Ormas serta penguatan pengawasan kebangsaan.

Lima, sertifikasi halal, dimana penerapannya harus memperhatikan prinsip-prinsip akuntable, tidak memberatkan serta memiliki prosedur yang sederhana dan jelas.

Melalui Rakerpim itu juga, Kakanwil Sarman berharap, jajaran Kementerian Agama Provinsi NTT mampu menjalankan 5 prioritas aksi Kemenag RI di Tahun 2020 dengan semangat moderasi beragama sehingga  pelaksanaan anggaran tahun ini dapat meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban terutama pelayanan kepada masyarakat beragama, khususnya di NTT sehingga terbentuknya SDM yang unggul, rukun, dan sejahtera yang sejalan dengan tagline Pemprov NTT, yakni NTT Bangkit dan NTT Sejahtera.

Baca juga :  Pertemuan Persiapan Expo Anak Negeri 2020, Wagub NTT Ingin Penyerapan Anggaran Dipercepat

Selan itu, Kakanwil Sarman minta, agar moderasi beragama dikawal secara bersama-sama oleh seluruh komponen masyarakat baik orang per orang, kelompok, lembaga maupun negara dalam menciptakan kehidupan yang harmoni di tengah keberagaman budaya, etnis, dan agama.

“Untuk itu, jajaran Kemenag NTT, mesti menjadi pelopor serta menjadi yang terdepan dalam mempratikan moderasi beragama dalam kehidupan sehari-hari,”kata Sarman kepada wartawan di sela-sela Rakerpim di Hotel Kristal Kupang, Jumat (7/2/2020).

Kepada para Pimpinan Satuan Kerja (OPK) dan seluruh jajaran Kemenag NTT, Kakanwil Sarman juga minta keterlibatan aktif untuk ikut menyukseskan gelar Pesparani Tingkat NTT 14—17 Mei 2020 dan Pagelaran Pesparani Nasional 28 –31 Oktober 2020 mendatang.

Kegiatan Rakerpim ini melibatkan 267 orang, yakni para pejabat eselon III dan IV di Lingkup Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTT serta para Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Negeri, Kepala Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri, dan Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri, Kepala Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri Ende dan  Kepala Madrasah Aliyah Kejuruan Ende .

Baca juga :  Pemulihan Ekonomi Akibat Dampak Covid 19, Gubernur NTT Minta Para Bupati Siapkan Langkah Strategis

Rakerpim yang dilaksanakan sejak tanggal 6 – 9 Februari 2020 di Hotel Kristal Kupang bertujuan  untuk melakukan evaluasi kinerja pelaksanaan anggaran tahun 2019, membangun sinergi dan konsilidasi untuk memantapkan program pelaksanaan Kementerian Agama Tahun 2020 agar selaras antara pusat dengan daerah. (ade)