Ketua DPS St. Kristoforus Matani Mengapresiasi Kekompakan Panitia Paskah 2020

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Ketua Pelaksana Dewan Pengurus Stasi (DPS)  St. Kristoforus Matani, Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui Kupang, Dr. Karolus Kopong Medan,S.H,M.Hum mengapresiasi kekompakan yang dilakukan oleh Panitia Paskah Tahun 2020.

“Kekompakan dan budaya gotong royong yang dilakukan Panitia Paskah Tahun 2020 ini patut dicontohi oleh semua umat,” kata Karolus didampingi Ketua Wilayah V, Petrus P. Moron, yang juga selaku penanggung jawab Panitia Paskah Tahun 2020 dan  Ketua Pelaksana I Panitia Paskah Tahun 2020, Kanisius Seda kepada wartawan di sela-sela menyaksikan aksi nyata yang dilakukan Panitia Paskah Tahun 2020 di Gereja St. Kristoforus Matani, Minggu (2/2/2020).

Panitia Paskah Tingkat Stasi St. Kristoforus Matani Tahun 2020 dipercayakan kepada Wilayah V, meliputi dua Kelompok Umat Basis (KUB), yakni KUB St.Petrus dan KUB Bunda Penolong Abadi (BPA).

Baca juga :  Projakop Mitra Sejahtera Akan Lakukan Ekspansi Hingga Desa/Kelurahan di NTT

Dalam rangka menyongsong hari raya paskah tahun ini, panitia melakukan aksi nyata berupa memasang besi/las pagar gereja, memasang pintu gerbang masuk gereja dan plesteran pagar Gereja St. Kristoforus Matani. Aksi nyata yang dilakukan Panitia Paskah  Minggu, 2 Februari 2020 merupakan aksi nyata lanjutan dari minggu lalu setelah pulang gereja.

“Saya melihat kekompakan Panitia Paskah Tahun 2020 dari Wilayah V yang meliputi KUB St.Petrus dan KUB BPA sangat bagus. Semuanya mengambil peran sesuai dengan kemampuannya masing-masing. Kita bersyukur bahwa banyak umat kita yang memiliki profesi beragam, terutama tukang-tukang. Kalau kita hanya mengandalkan membayar tukang, saya kira pembangunan gereja ini tidak akan selesai karena kita harus membutuhkan biaya besar. Tetapi, dengan umat yang memiliki kemampuan yang beragam, terutama di bidang pertukangan dan tukang las besi sangat membantu mempercepat pembangunan gereja ini,”kata Dosen Fakultas Hukum Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang ini.

Baca juga :  Gubernur NTT Dampingi Menteri Kelautan dan Perikanan ke Kabupaten Kupang
Panitia Paskah Tahun 2020 saat melakukan aksi nyata di Gereja St. Kristoforus Matani, Minggu (2/2/2020)

Bentuk kekompakan seperti ini, menurut dia, salah satu contoh untuk membangun kebersamaan dalam menyelesaikan berbagai hal.

“Saya berharap, kebersamaan seperti ini tidak hanya bertumbuh sesaat pada saat menjadi panitia pada hari raya besar keagamaan di tingkat gereja saja, tetapi harus dihidupkan mulai lingkungan KUB dan wilayah masing-masing, baik berkaitan dengan urusan gereja maupun urusan sosial kemasyarakatan,”ujarnya. (ade)