Pamsimas Atasi Kesulitan Air Masyarakat Desa Tengku Leda

BORONG, NTT PEMBARUAN.com- Program Penyediaan Air Minum Bersih dan Sanitasi Bagi Masyarakat Pedesaan (Pamsimas) salah satu jawaban untuk mengatasi masalah krisis air bersih yang dialami masyarakat Desa Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa TenggaraTimur (NTT) saat ini.

Pamsimas, salah satu program andalan pemerintah pusat (Pempus) dalam penyediaan air minum bersih bagi masyarakat pedesaan melalui pendekatan berbasis masyarakat.

Sejak program Pamsimas mulai dilaksanakan pada Tahun 2008 hingga akhir Tahun 2019, telah menunjukkan adanya dampak positif bagi masyarakat desa. Sebagai program stimulan dengan pendekatan berbasis masyarakat, program Pamsimas menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama sekaligus sebagai penanggung jawab pelaksanaan kegiatan.

Desa Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur mendapatkan program Pamsimas III Tahun 2019. Program ini, salah satu jawaban atas keluhan masyarakat yang mengalami krisis air bersih di desa itu selama ini.

Pembangunan air bersih yang dibangun melalui Pamsimas ini telah dilakukan penyerahan secara resmi  di Dusun Golo Waso, Desa Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda,  Kabupaten Manggarai Timur  yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala Desa Tengku Leda,Abdul Fata , Kamis (16/1/2020).

Baca juga :  Gubernur NTT Hadiri Misa Syukuran Pesta Perak Uskup Ruteng

Kepala Desa Tengku Leda , Abdul Fata dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih sekaligus mengucap syukur kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Manggarai Timur, Camat Lamba Leda dan pendamping program Pamsimas.

“Atas nama Kepala Desa Tengku Leda, saya merasa bangga dan mengucap syukur kepada Pemkab Matim, Camat Lamba Leda dan juga rekan-rekan fasilitator program yang telah bergandengan tangan demi terwujudnya program Pamsimas”, ungkap Abdul Fata.

Ia juga mengajak semua pihak khususnya masyarakat penerima manfaat agar bisa merawat dan menjaga fasilitas yang sudah diberi oleh pemerintah. “Mari kita mendukung program ini karena bermanfaat untuk kita semua”, imbuhnya.

Kades Tengku Leda dua periode itu menghimbau masyarakatnya  untuk memanfaatkan air yang ada, baik untuk kebutuhan air minum, mencuci, memasak, menyiram tanaman dan menjaga kebersihan lingkungan di masing –masing rumah.

Baca juga :  Terima Dana PIP, Simon : Terima Kasih Kepada Pemerintah dan Anita Gah

Pada tempat yang sama, Camat Lamba Leda, Albertus Rangkak menyampaikan terima kasih atas kehadiran program Pamsimas  di kecamatannya. “Kami  sangat bersyukur  atas kehadiran Pamsimas di  kecamatan kami, yang telah membantu pemenuhan kebutuhan air minum bagi masyarakat miskin di pedesaan.  Kehadiran Pamsimas ini akan meningkatkan akses layanan air minum bagi masyarakat miskin di pedesaan”, kata Albert.

Kepada masarakat penerima manfaat di Desa Tengku Leda, ia menghimbau  untuk menjaga jaringan perpipaan dari sumber mata air  sampai pada titik kran air.

Pada kesempatan yang sama, Koordinator Kelompok Kewaspadaan Masyarakat (KKM) Golo Waso, Paulus Manurung dalam laporannya menyebutkan, pagu  anggaran kegiatan Pamsimas  III Tahun 2019  di Desa Tengku Leda  sebesar Rp 350.000.000 bersumber dari APBN Tahun 2019.

Dana itu telah digunakan untuk kegiatan fisik meliputi, pembangunan 1 unit bak penangkap mata air,  rehab 1 unit bak pengumpul di mata air, pembangunan 1 unit reserver atau bak penampung dengan ukuran 3×4 meter, pemasangan jaringan perpipaan sepanjang 4.075 meter dan  pekerjaan sambungan rumah (SR), 4 unit. Sedangkan kegiatan non fisik, yakni pelatihan KKM dan masyarakat, pelatihan prilaku hidup sehat dan pelatihan KPSPAMS.

Baca juga :  Wabup Kupang : Manfaatkan Dana Desa Sesuai APBDes

Turut hadir dalam acara penyerahan program Pamsimas itu,, Sekcam Lamba Leda, Agus Supratman, unsur TNI/Polri, Tim Fasilitator, perwakilan dari Bappeda Matim,  para staf  Desa Tengku Leda,  dan  tokoh masyarakat setempat. (edi)