Pohon Natal Terbesar di Labuan Bajo

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com -Panitia Gebyar Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT),terus mempercepat proses pengerjaan pohon Natal terbesar dalam sejarah di kota destinasi super perioritas pariwisata Labuan Bajo.

Hingga H-1 progres pengerjaan pohon Natal tersebut sudah mencapai 90 persen. Pantauan media ini, Selasa (24/12/2019), sejumlah staf seksi pengerjaan pohon nNatal dari Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Manggarai Barat bersama panitia Gebyar Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, sibuk meneyelesaikan sisa pekerjaan yang harus di selesaikan dalam waktu singkat.

Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula, kepada media ini, Selasa (24/12/2019) menjelaskan, pohon Natal yang terbuat dari puluhan ribu botol plastik air mineral bekas ini,kiranya akan menjadi unik dan menarik setelah selesai dikerjakan.

Baca juga :  Tahun 2020, Realisasi Fisik Jalan Provinsi di Dinas PUPR NTT Capai 85 Persen

Ia juga menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah berkontribusi atas dibangunnya pohon Natal terbesar di kota destinasi super premium Labuan Bajo tahun ini.

“Apabila sudah jadi, pohon Natal ini akan sangat unik, karena akan dihiasi puluhan ribu botol plastik mineral bekas”, kata Bupati dua periode itu.

Dia menambahkan, sehubungan baru Pertama kali Gebyar Natal dan Tahun Baru dilaksanakan, secara otomastis akan dilaksanakan rutin dimana persiapannya harus lebih awal dan jauh lebih matang kedepannya.

“Kepada seluruh masyarakat Labuan Bajo, sebagai bupati, saya mengajak agar pada tanggal 24 Desember 2019, usai mengikuti perayaan misa malam Natal untuk berhimpun di parkiran Pelabuhan Pelni, tempat pohon Natal raksasa tersebut didirikan, karena akan ada penyalaan pohon Natal raksasa di lokasi itu”,ajak Bupati Gusti.

Baca juga :  Pemprov NTT Berkomitmen Wujudkan Sumba Sebagai Pusat Energi Baru dan Terbarukan

Senada dengan Bupati Gusti, Ketua Panitia Gebyar Natal 2019 dan Tahun baru 2020, Rudi Sembiring Meliala kepada awak media di Labuan Bajo menjelaskan, rencana Gebyar Natal dan Tahun Baru tahun ini, dipastikan akan  menampilkan  dua symbol spektakuler terbesar, yakni pohon Natal raksasa dan penyalaan kembang api dengan 10.000 letupan.

Dukungan tersebut jelas Rudi, menjadi sangat penting terutama dalam upaya menjadikan bulan Desember setiap tahunnya sebagai momentum untuk Wisata Iman secara rutin di kabupaten ujung barat pulau Flores itu.(min)