NTP November 2019 Turun 0,20 Persen

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Nilai Tukar Petani (NTP) November Tahun 2019 mengalami penurunan sebesar 0,20 persen jika dibandingkan dengan NTP pada bulan Oktober 2019.

NTP November 2019 sebesar 106,90. Artinya, bahwa daya beli/daya tukar petani lebih baik dibandingkan dengan pengeluarannya, kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT), Darwis Sitorus didampingi Kepala BPS Kota Kupang, Ramli dan Kepala BPS Sikka, Mathias dalam jumpa pers di Kantor BPS NTT setempat, Senin (2/12/2019).

Darwis mengatakan, pada bulan November 2019, NTP NTT sebesar 106,90 dengan NTP masing-masing subsektor tercatat sebesar 109,48 untuk subsektor tanaman padi-palawija (NTP-P), 102,93 untuk subsektor hortikultura (NTP-H), 101,84 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTP-TPR), 111,58 untuk subsektor peternakan (NTP-Pt), dan 109,45

Baca juga :  Yayasan BUMN Untuk Indonesia Serahkan Bantuan

Berdasarkan NTP di atas, dapat disimpulkan bahwa tingkat kemampuan/daya beli dan daya tukar (term of trade), petani di pedesaan menurun dibanding bulan sebulannya atau terjadi penurunan harga produksi pertanian, sedangkan harga kebutuhan konsumsi pertanian meningkat.

Sementara di daerah pedesaan, kata Darwis, terjadi inflasi 0,12 dipengaruhi oleh kenaikan harga makanan jadi, minuman, rokok, tembakau, transportasi dan komunikasi. Berdasarkan pemantauan harga di pedesaan  yang dilakukan BPS NTT di 115 kecamatan di NTT pada November 2019, NTP di NTT mengalami penurunan dibandingkan Oktober 2019, yaitu sebesar 0,20 persen.

Penurunan ini disebabkan oleh harga jual hasil pertanian yang menurun, sedangkan harga beli komoditi konsumsi rumah tangga meningkat. Dari semua subsektor, subsektor perkebunan dan perikanan mengalami penurunan indeks.

Baca juga :  Suzuki Luncurkan Tampilan Baru New Carry Pick Up
Ekspor NTT Alami Peningkatan 6,83 Persen
Ilustrasi Garam

Sementara, dari sisi ekspor NTT pada Oktober 2019, kata Darwis, senilai US $ 1.577.406 dengan volume sebesar 6.563,42 ton, mengalami peningkatan sebesar 6,83 persen dari ekspor bulan September 2019 sebesar US $ 1.476.553.

Nilai ekspor tersebut terdiri dari ekspor migas sebesar US $ 165.423 dan ekspor non migas senilai US $ 1.411.983.  Komoditas ekspor NTT bulan Oktober 2019 seluruhnya dikirim ke Negara Timor Leste sebesar US $ 1.577.406 dengan komoditas terbesar adalah garam, belerang, dan kapur senilai US $ 237.668.

Sedangkan, impor NTT pada bulan Oktober 2019 senilai US $ 6.912.009 dengan volume sebesar 17.748 ton dengan komoditas impor terbesar bahan bakar mineral yang didatangkan dari Malaysia sebesar US $ 5.442.198, Korea Selatan sebesar  US $ 1.315.845 dan Timor Leste sebesar US $ 153.966.

Baca juga :  Pasca Sarjana Undana Kupang Minta Dukungan Pemprov NTT

Komoditas impor lainnya pada bulan Oktober 2019, seperti kopi, teh, rempah-rempah, biji-bijian berminyak, buah-buahan, barang-barang dari kulit dan komoditas lainnya. (ade)