Lima Tahun ke Depan, 60 Bendungan Akan Dibangun di Indonesia

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo dalam sambutan tertulisnya pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bakti Pekerjaan Umum (PU) berjanji, selama 5 tahun ke depan akan melanjutkan pembangunan 60 bendungan, 1000 embung, 500.000 hektare jaringan irigasi baru, 2.500 kilo meter  jalan tol dan 60.000 kilo meter jalan baru di Indonesia.

Sambutan Presiden  Joko Widodo ini dibacakan Sekretaris Daerah Nusa Tenggara Timur (Sekda NTT), Ir. Ben Polo Maing saat memimpin upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bakti Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2019 di Alun-aliun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jalan El Tari Kupang,  Selasa (3/12/2019).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi berjanji, akan meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum layak menjadi 90 persen serta akses sanitasi dan persampahan menjadi 80 persen, dan akan melanjutkan program sejuta rumah, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Baca juga :  Hadiri Tahbisan Imam, Wagub : Jadilah Duta NTT di Luar Negeri

“Selain itu, kita akan mewujudkan pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur dengan konsep Smart Metropolis. Begitu juga dengan pembangunan infrastruk 5 destinasi wisata prioritas yang kita targetkan selesai pada akhir Tahun 2020, yakni Kawasan Danau Toba, Sumatra Utara, Kawasan Borobudur , Jawa Tengah, Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), Kawasan Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT),  dan Kawasan Manado –Likupang, Sulawesi Utara,” sebutnya.

Seluruh agenda pembangunan ini, sekali lagi harus berdampak kenaikan kelas UMKM, pengembangan pariwisata, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan ekspor. Penggunaan teknologi saat ini, lanjut dia, sangat penting dalam setiap bidang pekerjaan termasuk dalam bidang pembangunan infrastruktur.

Inilah suasana upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bakti  Pekerjaan Umum (PU) Tahun 2019 di Alun-alun Rumah Jabatan Gubernur NTT, Jalan El Tari Kupang,  Selasa (3/12/2019).

“Saya minta  pembangunan infrastruktur kita  harus didukung oleh teknologi dan hasil riset yang aplikatif, sehingga akan menghasilkan pembangunan yang berkualitas. Meskipun teknologi mutlak digunakan dalam pembangunan infrastruktur, tetapi seyogyanya pembangunan teknologi tersebut membuka peluang lapangan pekerjaan mulai dari proses perencanaan pembangunan sampai pada tahap pemanfaatan infrastruktur tersebut,” urainya.

Baca juga :  Bupati Kupang Mengapresiasi Kerjasama PT. Garam dengan Pemilik Lahan Bipolo

Pembangunan infrastruktur yang berkualitas harus didukung dengan pembiayaan yang memadai. “Tidak mungkin  pembangunan di negara kita ini hanya dilakukan oleh pemerintah dan bersumber dari APBN.  Kreatifitas menjadi kunci pembiayaan pembangunan infrastruktur ke depan,” kata  Presiden Jokowi dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda NTT, Ben Polo Maing.

“Mengakhiri sambutan ini,  saya minta kepada segenap insan  PUPR untuk meneladani semangat pantang menyerah, keberanian dan pengorbanan sebagaimana diperlihatkan oleh 7 Pahlawan Sapta Taruna yang gugur di Gedung Sate Bandung, 3 Desember 1945 akan selalu menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi setiap insan PUPR dalam menjalankan tugas. Mari kita bersama-sama bekerja untuk mewujudkan Indonesia yang maju dan berkeadilan,” imbuhnya. (ade)