MAUMERE, NTT PEMBARUAN.com- Warga asal Makasar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) berinisial E.W alias E (34) jenis kelamin perempuan yang berdomisili di Jalan Kelapa Nomor 3, Gang 2, RT 003/RW 007, Kelurahan Balaparang, Kecamatan Rapocili, tertangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Sikka di area parkiran Pelabuhan L. Say Maumere, Kamis (7/11/2019) kurang lebih pukul 19.00 Wita.

Informasi penangkapan EW diungkapkan Waka Polres Sikka, I Putu Surawan dalam konferensi pers di Mapolres Sikka, Jumat (15/11/2019). Kata Putu, saat ditangkap EW sedang bersama rekan wanitanya berinisial MBW asal Lape, Mbai.

Saat itu, sedang memegang sebuah gardus berwarna coklat yang diduga berisikan narkoba golongan I jenis shabu-shabu. Saat ditanya anggota Satres Narkoba Polres Sikka soal isi gardus tersebut, jawab tersangka EW adalah shabu-shabu miliknya. Kepada petugas Satres Narkoba Polres Sikka, EW mengaku tinggal di Maumere sejak Tahun 2015 lalu.

Sebelumnya, EW tinggal di kos-kosan di Lorong Angkasa, Waioti. Barang bukti (BB) yang disita saat penangkapan EW antara lain, 1 plastik klip bening berisi serbuk kristal putih, 1 plastik klip berisi 71 plastik klip bening berukuran kecil, 1 hp merk Oppo, 1 hp merk Vivo, 1 buah gardus berwarna coklat ukuran sedang, 1 sprey berwarna coklat, 1 lembar potongan lakban berwarna coklat dan 2 lembar bukti transfer bank.

Sementara, berat shabu- shabu yang disita dari tangan EW 2, 91 gram. Terkait 71 buah plastik klip ukuran kecil tersebut diduga untuk mengisi shabu- shabu, terang Putu. Selanjutnya, dari pengakuan EW, kata Putu, paket narkoba yang dimilikinya diperoleh dari I yang berdomisili di Makasar saat ini. Untuk melakukan pengejaran dan penangkapan I, Satres Narkoba Polres Sikka dengan Polda Sulawesi Selatan dan Polres Kota Makasar sudah berkoordinasi, ujar Putu.

Dalam kasus ini, EW disangka melanggar pasal 114 ayat (1) mengenai kepemilikan narkotika golongan I dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal sebesar Rp 20 miliar. (sim)