BNN Provinsi NTT Berhasil Tangani 66 Pecandu Narkoba Dari Target 83 Orang

KUPANG – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTT berhasil menangani 66 Pecandu Narkoba, dari target sebanyak 83 Orang.

Hal ini diakui Kabid Rehabilitasi BNNP NTT, Ster Joni Doko saat jumpa pers di aula kantor BNNP NTT, Selasa (12/11/2019).

Jumpa pers tersebut dipandu Hendrik Rohi selaku Kabid P2PM, dengan nara sumber Kabid Rehabilitasi, Stef Joni Doko, Kasie Pasca Rehabilitasi, Marselus Openg, Penanggung jawab Klinik Pratama, dr. Daulat Samosir, Plt. Kabid Pemberantasan, Yuli Beribe.

Dikatakan Stef, dari 66 Orang Pecandu Narkoba tersebut, 58 Orang diberikan layanan rehabilitasi, sedangkan 8 orang yang terkait proses hukum dilakukan asesmen melalui Tim Asesmen Terpadu.

“Target rehabilitasi sebanyak 60 orang, capaian realisasi 58 Orang atau 93,33%,sedangkan target penanganan terkait proses hukum sebanyak 12 orang, ternyata capaian realisasi sebanyak 8 orang atau 66,67 %,” kata Stef.

Baca juga :  Tahun 2020, BNNP NTT Baru Penuhi 4 LKN

Stef juga mengatakan, Tim Asesmen terpadu itu sendiri terdiri dari Tim Hukum dan Medis yang beranggotakan Personil BNNP NTT, Polda NTT, Kejaksaan Tinggi NTT, Kementerian Hukum dan HAM NTT.

Untuk penguatan lembaga rehabilitasi, fasilitas milik instansi pemerintah ada 12 fasilitas, masing-masing Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) ada 6 fasilitas, puskesmas sebanyak 3 fasilitas dan klinik pertama ada 3 fasilitas.

“Sedangkan lembaga rehabilitasi milik komponen masyarakat yang operasional sebanyak 4 fasilitas dibawah tanggung jawab BNNP NTT yakni Yayasan Warna Kasih, Yayasan Mensa Lembata, Yayasan Yakestra Maumere dan Yayasan Mitra Harapan SoE,” tambah Stef.(mah)