KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral Keuskupan Agung Kupang (STIPAS KAK) dari tahun ke tahun terus berjuang untuk menaikan status institusinya, dan targetnya Tahun 2020 mendatang sudah terakreditasi B.

Komitmen itu disampaikan  Ketua STIPAS KAK, Romo Emanuel B.S. Kase, S.Fil, M.M kepada wartawan, setelah melaksanakan misa syukur Dies Natalis ke-18 STIPAS KAK di halaman kampus setempat, Sabtu (9/11/2019).

STIPAS KAK hanya memiliki satu program studi (Prodi), yaitu Pendidikan dan Pengajaran Agama Katolik yang sudah terakdretasi.  “Tahun 2020, kita maju lagi akreditasi institusinya.  Kita targetkan bisa terakreditasi B, supaya bisa melaksanakan pendidikan profesi guru (PPG), khususnya guru agama katolik,” terang Romo Eman.

Baca juga :  Gubernur NTT Berterima Kasih Kepada Mendagri dan Menkeu

Di usia ke-18 tahun ini, total alumni STIPAS KAK akumulasi dari Diploma II, Diploma III dan jenjang  S-1 hingga saat ini  sudah mencapai  5000-an sarjana. STIPAS KAK, tidak saja mempersiapkan para calon guru agama katolik dan katekis, tetapi mahasiswa/i-nya juga dibekali dengan berbagai ketrampilan lewat pengembangan bakat dan minat, yaitu seni tari, seni suara, dan lain-lain.

Romo Arki Manek, Pr saat memimpin Misa Syukur Dies Natalis  ke-18 STIPAS KAK di halaman kampus itu, Sabtu (9/11/2019)

Hal itu bertujuan, agar para alumni STIPAS KAK ketika berada di tengah-tengah umat atau masyarakat, tidak saja hanya mengandalkan kemampuannya sebagai guru agama katolik dan katekis, tetapi bisa juga bekerja di sektor lain.

Romo Eman menjelaskan, secara struktur, STIPAS KAK tidak berada di bawah Dikti, tetapi langsung bernaung di bawah Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI. “Karena itu, hubungan kita langsung ke Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI,” jelas Romo Eman.

Baca juga :  Pasar Modal Indonesia Siapkan 50.000 Dosis Vaksin di Manggarai Barat

Walaupun, secara hirarki berada di bawah naungan  Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama RI, namun, ia juga mengakui, selama ini Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) tetap memperhatikan lembaganya berupa pemberian beasiswa bagi para mahasiwa/i berprestasi. (ade)