Lomba PS Katolik, STIPAS Kupang Juara I Tingkat Nasional

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Mahasiswa/i Sekolah Tinggi Ilmu Pastoral Keuskupan Agung Kupang (STIPAS KAK) berhasil meraih juara I Lomba Paduan Suara (PS) Katolik antara STIPAS se-Indonesia yang diselenggarakan Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia di Taman Ancol, Jakarta Utara sejak 1—4 November 2019.

“Dalam lomba itu, mahasiswa/i STIPAS KAK berhasil menyalahkan 21 STIPAS lainnya di Indonesia. Keberhasilan itu tentunya tidak saja membanggakan nama lembaga, tetapi lebih daripada itu adalah mengharumkan nama NTT di kancah nasional,”kata Ketua STIPAS KAK, Romo Emanuel B.S. Kase, S.Fil, M.M kepada wartawan di Kantor STIPAS KAK, Sabtu (9/11/2019) petang.

Keberhasilan yang diraih itu disatukan dalam misa syukur Dies Natalis ke-18 STIPAS KAK yang dipimpin langsung, Romo Arki Manek, Pr di halaman Kampus STIPAS KAK, Sabtu (9/11/2019) petang, dengan thema, “Berkompetensi dengan Arus Zaman dan Bersaudara dengan Alam”.

Romo Eman menyebutkan, dari NTT ada 6 kontingen yang mengikuti lomba Paduan Suara Katolik Tingkat Nasional Tahun 2019, yakni STIPAS KAK, Kota Kupang,  STIPAS Ruteng, Kabupaten Manggarai,  STIPAS Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara(TTU), STIPAS Larantuka, Kabupaten Flores Timur (Flotim),  STIPAS Ende, STIPAS Maumere, Kabupaten Sikka dan STIPAS Sumba.

Baca juga :  Laiskodat : NTT Akan Menjadi Provinsi Penyumbang Energi Baru Terbarukan Terbesar di Indonesia

“Keberhasilan anak-anak kami ini sangat membanggakan lembaga Civitas Akademika STIPAS KAK.  Karena itu, sebagai ungkapan kegembiraan, maka hari ini (Sabtu,9/11/2019,red) kami satukan dalam misa syukur bersamaan dengan peringatan  Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 STIPAS KAK,” kata Romo Eman.

Misa syukur hari ini (Sabtu,9/11/2019,red), kata Romo Eman,  merupakan puncak dari rangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong Dies Natalis  ke-18 STIPAS KAK yang jatuh pada tanggal 6 November 2019.

“Kita baru melaksanakan misa syukurnya hari ini (Sabtu,9/11/2019,red) karena bertepatan dengan syukuran atas keberhasilan mahasiswa/i STIPAS KAK yang berhasil meraih juara I lomba Paduan Suara Katolik  antara STIPAS se-Indonesia di Jakarta belum lama ini,” ujar Roma Eman.

Sebelumnya, Koordinator Paduan Suara Katolik STIPAS KAK, Stefanus Klau kepada media ini di halaman Kampus STIPAS KAK, Sabtu (9/11/2019) petang mengaku, keberhasilan yang diraih kontingennya melewati suatu perjuangan panjang.

Baca juga :  Hingga Oktober 2020, Realisasi Pengiriman Ternak Sapi ke Luar NTT 93,70 Persen

Untuk mencapai suatu kesuksesan, bagi dia, tidaklah segampang membalik telapak tangan. “Seperti yang saya alami sendiri, untuk menghimpun teman-teman saat latihan saja sangat susah, karena teman-teman tinggalnya di tempat yang berbeda-beda. Ada yang tinggalnya di kos, ada yang tinggalnya di asrama, dan ada juga yang tinggalnya di keluarga. Jadi, cukup sulit menghimpun mereka,” kisah Stef.

Sebelum berkompetensi di kancah nasional, ia telah mempersiapkan kontingennya secara matang selama tiga bulan di Kota Kupang, berupa latihan olah vokal, dan olah suara mulai dari pukul 18.00 wita – 21.30 wita.

Lomba Paduan Suara Katolik Tingkat Nasional tahun ini  diikuti 22 STIPAS se –Indonesia. Dalam perjalanannya, yang masuk final ada 6 STIPAS termasuk  di dalamnya STIPAS KAK.  Dari 6 STIPAS yang masuk babak final itu, STIPAS KAK keluar sebagai juara I.

Sementara, juara II, STIPAS Tumohon, dan juara III, STIPAS Pontianak, disusul juara harapan I, STIPAS Ambon, juara harapan II, STIPAS Malang,  dan juara harapan III, STIPAS Samarinda.

Baca juga :  Satu Tahun Tak Ada Air, Pengeboran Sumur di Kampung Sillu Akhirnya Berhasil

Atas prestasi yang diraih itu, negara melalui Dirjen Bimas Katolik Kementerian Agama Republik Indonesia  telah memberikan penghargaan berupa, piala tetap, piala bergilir, sertifikat (sebagai campions), dan uang tunai sebesar Rp 30 juta kepada kontingen STIPAS KAK.

Semua hadiah itu diserahkannya secara resmi kepada  Ketua STIPAS KAK, Romo Emanuel B.S. Kase, S.Fil, M.M setelah misa syukur Dies Natalis ke-18 STIPAS KAK yang berlangsung di halaman  Kampus STIPAS KAK, Sabtu (9/11/2019) petang untuk selanjutnya dijadikan sebagai milik lembaga. (ade)