KUPANG, NTT PEMBARUAN.com-Save The Children akan membangun kemitraan dengan sejumlah universitas di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui  Workshop Membangun Kemitraan dengan Universitas Eastern Area Save The Children yang diselenggarakan di Hotel On The Rock Kupang, Kamis (31/10/2019).

Manager Eastern Indonesia Save The Children, Silverius Tasman Muda kepada wartawan di Hotel On The Rock Kupang, Kamis (31/10.2019) menjelaskan, kegiatan worskshop ini untuk menggali potensi yang dimiliki masing-masing perguruan tinggi di NTT.

Workshop ini seharusnya diikuti 7 perguruan tinggi di NTT, yaitu Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang, Universitas Muhamadiyah Kupang (UMK), Universitas Timor (Unimor) Kefamenanu, Politeknik Kesehatan Negeri Kupang (Poltekkes Kemenkes) Kupang, dan STIKES Nusantara.

Namun, yang hadir hanya lima universitas yakni Undana Kupang, Unwira Kupang, UKAW Kupang, Unimor Kefamenanu, dan Poltekkes Kemenkes Kupang. Sedangkan dua universitas lainnya, yakni UMK dan STIKES Nusantara tidak hadir.

Baca juga :  Jones, Siswa Penyandang Difabel Pembakar Semangat Komunitas Literasi Pong Meleng

Tujuannya, untuk mengidentifikasi potensi kemitraan dengan beberapa universitas yang ada di NTT, khususnya di Pulau Timor. Selain itu, melakukan partnership scooping dengan berbagai universitas untuk mendukung rencana strategis Save The Children dan mendapat informasi mengenai keahlian dan program prioritas dari universitas mitra.

Ouput yang diharapkan, peserta (Save The Children dan Universitas) saling mengetahui program –program unggulan/keahlian yang dimiliki yang memungkinkan ada potensi kolaborasi.

Selain itu, terindentifikasinya potensi kerjasama dengan universitas dan memiliki rencana tindaklanjut sebagai bagian dari proses partnership schooping untuk mengetahui area kolaborasi dengan universitas mitra.

Ia berharap,  melalui mitra dengan universitas nanti dapat memperluas jangkauan penelitian program atau untuk mengadvokasi kebijakan yang akan membawa perubahan signifikan bagi program –program yang dilaksanakan oleh Save The Children.

Baca juga :  Ketua DPC Partai Demokrat Mabar Minta Pemda Perhatikan ODGJ

Selama ini, kata dia, hanya Undana Kupang saja yang sudah melakukan kerjasama dengan Save The Children dalam bidang penelitian, sedangkan universitas lainnya di NTT belum ada. Karena itu, melalui workshop ini bisa menggali potensi-potensi dari sejumlah universitas yang ada, yang nantinya bakal bekerjasama dengan program-program unggulan Save The Children.

Ia menyebutkan, ada lima program utama Save The Children yang berpotensi bisa bekerjasama dengan pihak universitas di NTT antara lain,bidang kesehatan dan nutrisi, bidang perlindungan anak, bidang pendidikan, dan bidang pembrantasan kemiskinan.

“Melalui workshop ini, kita bisa melihat dalam paparan masing-masing universitas, apakah keunggulannya memiliki kesamaan dengan program Save The Children atau tidak. Kalau memiliki kesamaan program, maka program itulah yang nantinya bakal bermitra dengan Save The Children ke depan,” tukasnya.

Baca juga :  Program Guru Penggerak Kabupaten Manggarai Adakan Lokakarya 2 Secara Luring

Seperti disaksikan wartawan media ini dalam workshop di Hotel On The Rock Kupang masing-masing universitas mengirimkan 3 orang pesertanya untuk memaparkan keunggulannya yang nantinya  berpotensi bekerjasama dengan Save The Children. (ade)