TL dan RRC Dipastikan Ambil Bagian dalam Kegiatan Sunda Kecil Expo 2019

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Negara Timor Leste (TL) dan Republik Rakyat Cina (RRC) dipastikan ikut mengambil bagian dalam kegiatan Sunda Kecil Expo 2019 ke-4 yang diselenggarakan mulai tanggal 14-17 November 2019 dipusatkan di Lippo Plaza Kupang, Ibu Kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara dua negara lainnya yang sudah diundang oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu Australia dan New Zealand sampai hari ini belum ada jawaban, kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Drs. Marsianus Jawa, M,Si kepada media ini di Kupang, Rabu (30/10/2019).

Sunda Kecil Expo 2019 ke-4 tahun ini merupakan gabungan dari Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Bali. Momen ini akan menampilkan informasi pariwisata dan ragam produk unggulan, seperti fesyen, tenun, kerajinan, aksesoris, makanan dan minuman khas daerah serta komoditi unggulan dan peluang investasi daerah.

Baca juga :  Wabup Kupang : Manfaatkan Dana Desa Sesuai APBDes

Acara itu nanti akan dimeriahkan dengan ragam acara hiburan, pentas seni tarian daerah,menyanyi, live music, dan penampilan bakat anak lainnya bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur dengan sponsor utama adalah Bank NTT.

Bank NTT kerjasama dengan Dinas Penanaman Moda dan PTSP NTT akan menghadirkan 100 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di NTT dengan menyewa stand di lahan parkir kendaraan halaman depan Lippo Plaza Kupang sebesar Rp 300.000/stand sampai selesai kegiatan. Sementara di dalam Lippo Plaza, IO sudah menyiapkan 30 stand dengan harga sebesar Rp 10 juta/stand.

Hingga Rabu, 30 Oktober 2019, sudah 60 stand di lahan parkir kendaraan Lippo Plaza sudah dibeli oleh UMKM, sedangkan di dalam Lippo Plaza sekitar 20-an stand yang sudah dipesan oleh peserta.

“Selaku penyelenggara, kami berharap masyarakat Kota Kupang dan sekitarnya, pada umumnya masyarakat  NTT ikut mengambil bagian dalam kegiatan ini dengan melakukan berbagai transaksi jual beli yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah ini,” harap Jawa yang juga Mantan Kepala Inspektorat NTT ini.

Baca juga :  Satu Tahun Tak Ada Air, Pengeboran Sumur di Kampung Sillu Akhirnya Berhasil

Kegiatan ini juga akan diisi dengan temu bisnis antara pengusaha Cina dengan pengusaha lokal NTT pada tanggal 16 November 2019 di Hotel Aston Kupang untuk membahas kerjasama, seperti pariwisata, pekerjaan umum, perikanan, pertanian, peternakan, dan perkebunan.

Ia juga berharap, Kementerian Koperasi dan Kementerian Pariwisata ikut mengambil bagian dalam momen tersebut nanti.

Terkait persiapan panitia, Marsianus mengatakan, persiapannya sudah mencapai 75 persen, dan secara tehnis pelaksanaannya sudah dipercayakan kepada Ivent Organizer (IO) dengan menyiapkan 30 stand bagi para peserta dengan harga sebesar Rp 10 juta/stand di dalam Lippo Plaza Kupang.

“Hari  ini (Rabu,30/10/2019,red), kami kembali mengadakan rapat lanjutan yang  dihadiri semua Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)  Lingkup Pemprov NTT. Dalam rapat, kita sudah memastikan semua perangkat daerah yang masuk dalam kepanitian siap mendukung Expo 2019,” kata Jawa.

Baca juga :  Pemkab Kupang dan Alfa Omega Tandatangan MoU Proyek Envision

Ia berharap, melalui Expo 2019  ini , pertumbuhan UMKM di NTT semakin baik, seperti tenun ikat NTT, kerajinan rakyat dan lain-lain. Selain 100 UMKM yang dihadirkan Bank NTT  kerjasama Dinas Penanaman Moda dan PTSP NTT, ia juga berharap, UMKM binaan Bank Indonesia (BI) Perwakilan NTT ikut  berpartisipasi dalam momen tersebut. (ade)