Dua Wisudawati STIBA CNK Mendapat Cum Laude

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Dari 23 wisudawan/i pada Sekolah Tinggi Bahasa Asing Cakrawala Nusantara Kupang (STIBA CNK) yang diwisudakan, Sabtu (12/10/2019) di Timor Raya Resto, dua diantaranya memperoleh cumlaude masing-masing, Putri Wirat Sari dengan IPK, 3,68 dan Risti Krisdayanti Ketti dengan IPK 3,53.

Putri Wirat Sari kepada wartawan media ini, usai  diwisudakan di Timor Raya Resto Kupang, Sabtu (12/10/2019) mengakui, keberhasilan yang diraihnya itu tidak semata-mata hanya mengandalkan kemampuannya sendiri, tetapi karena campur tangah Tuhan, orangtua, keluarga, teman dan para dosen.

“Keberhasilan  yang saya raih ini sebagai bukti dari usaha keras dan berdoa. Walaupun begitu banyak rintangan yang menghadang, namun saya tetap kuat untuk belajar dan tidak pernah malu untuk bertanya. Jadi, saya sangat bangga sekali atas prestasi yang sudah diraih ini,” tukasnya.

Hal yang sama juga dirasakan Risti Krisdayanti Ketti yang mendapatkan cumlaude dengan IPK 3,53 mengakui, dirinya tidak pernah menyangka mendapat predikat seperti itu. “Kalau di dalam kelas mungkin masih ada teman yang lebih pintar dari saya. Tetapi, puji Tuhan, saya  bisa mendapatkan cumlaude, itu karena campur tangan Tuhan dan dukungan doa dari orangtua dan teman-teman semua,”ungkapnya.

Baca juga :  Gubernur NTT Tinjau Realisasi Jalan Provinsi di Mabar

Sebelumnya, Ketua Sekolah Tinggi Bahasa Asing (STIBA) Cakrawala Nusantara Kupang,Dr.Drs. Gregorius Sudaryono,M.Hum dalam sambutannya mengatakan, STIBA CNK kembali mewisuda 23 sarjana strata satu, Program Studi Sastra Inggris.

Dengan diwisudanya 23 orang sarjana ini, maka total alumni STIBA CNK yang sudah diwisudakan sejak kampus ini didirikan pada  Tahun 2002 telah meluluskan 350 lulusan masing-masing, program S1, 340 orang, dan program D3 atau sarjana muda, 10 orang.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan meluluskan sarjana merupakan perjuangan yang cukup berat, namun dengan penuh kesabaran dan ketulusan hati serta motivasi untuk meningkatkan sumber daya manusia di NTT, kami berkomitmen meningkatkan kemampuan para lulusan, bukan hanya di bidang bahasa Inggris, tetapi juga jurnalistik dan kepariwisataan,” sebut Gregorius.

Untuk mencapai keberhasilan tersebut, lanjut dia,  STIBA CNK telah melibatkan para pendidik yang berpengalaman dan ahli dalam bidang keilmuannya masing-masing. Untuk lulusan sarjana yang berkualitas dan profesional dalam bidangnya, STIBA CNK telah mendidik mahasiswa selama minimal 4 tahun atau 8 semester dalam bidang keahlian bukan hanya Bahasa Inggris, tetapi juga jurnalistik dan kepariwisataan.

Baca juga :  Pertemuan Persiapan Expo Anak Negeri 2020, Wagub NTT Ingin Penyerapan Anggaran Dipercepat

“Kami menyadari bahwa target yang diharapkan tersebut tidak akan tercapai tanpa melibatkan semua pihak yang berhubungan dengan peningkatan sumber daya manusia. Dengan demikian semua yang telah dilakukan kini menghasilkan sebanyak 23 lulusan. Kami sangat bangga kepada mereka dengan harapan bisa mendukung pemerintah daerah memenuhi kebutuhan akan ketrampilan Bahasa Inggris dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi serta industri pariwisata daerah NTT yang menjadi program utama Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat,” paparnya.

Gregorius  mengatakan, keberhasilan ini tidak akan tercapai tanpa dukungan pihak lain, khususnya pemerintah pusat melalui Kementerian Riset dan Teknologi bersama Pemprov NTT yang telah memberikan beasiswa dan bantuan pendidikan kepada mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu untuk menyelesaikan tugas akhir demi tercapainya kualitas sumber daya manusia.

Ia berharap, semoga pemerintah tetap menyediakan program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu ini, dan kalau bisa jumlah kuotanya ditingkatkan di tahun-tahun mendatang.

Baca juga :  Pariwisata Sebagai Prime Mover Lahir Dari Kajian Ilmiah

Keberadaan STIBA CNK sebenarnya bertujuan mengantipasi dan memberikan perhatian dalam konteks era globalisasi bahwa Bahasa Inggris memegang peranan penting untuk bersaing di pasar kerja lokal, nasional dan internasional.

Kepada para mahasiswa, ia mengingatkan, bahwa apa yang sudah dicapai bukan merupakan akhir dari suatu perjuangan karena masih banyak hal penting yang harus dilakukan terkait dengan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung keberhasilan masa depan kalian.

Mengakhiri sambutannya, tidak lupa ia mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang sebesar –besarnya kepada seluruh dosen, staf dan keluarga wisudawan. “Kami yakin, bahwa saudara-saudara telah memotivasi dan mendukung mahasiswa untuk menyelesaikan pendidikan mereka di STIBA CNK tercinta ini,”tutupnya. (ade)