Kemenpar RI Tingkatkan Kapasitas Pelaku UMKM di Labuan Bajo

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.com -Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia melalui Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan melakukan kegiatan peningkatan kapasitas usaha masyarakat di kota destinasi super prioritas pariwisata unggulan Labuan Bajo, Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selaku Kasubid Pengembangan Masyarakat Pariwisata Kemenpar RI,  Rulyta Marsuri Rachmaesa menjelaskan,melalui pelatihan peningkatan kapasitas di berbagai tempat di Indonesia, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia saat ini sedang mendorong terciptanya peningkatan jumlah usaha untuk pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karenanya,pihaknya mengadakan pelatihan dalam rangka peningkatan kapasitas usaha masyarakat di bidang UMKM.

“Peserta diberikan pelatihan tentang presentasi produk, branding serta teknik digital marketing”, ucap Rulyta Marsuri Rachmaesa kepada media ini di Luwansa Hotel Labuan Bajo, Kamis (09/10/2019).

Baca juga :  Penerapan Protokol CHSE di Ngada Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

Kegiatan yang telah berlangsung selama 2 hari 8–9 Oktober2019 itu menghadirkan narasumber yang implementatif. Setiap peserta diajarkan membuat kemasan yang menarik dan teknik pengambilan gambar yang baik untuk diunggah di media digital.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan  giat usaha serta bermanfaat bagi puluhan orang perwakilan usaha dan khususnya masyarakat di Labuan Bajo, tambah Rachmaesa.

Senada dengannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Augustinus Rinus menyambut baik pelatihan tersebut. Pasalnya, pelatihan tersebut sangat bermanfaat terhadap pertumbuhan ekonomi sekaligus mendorong para pelaku usaha mikro kecil dan menengah untuk giat dalam mempromosikan hasil karya mereka kepada dunia luar.

Kasubid Pengembangan Masyarakat Pariwisata Kemenpar RI,  Rulyta Marsuri Rachmaesa berfoto bersama peserta di Luwansa Hotel Labuan Bajo, Kamis (09/10/2019). (Foto : LM/NTT PEMBARUAN.com)

Dia melanjutkan,  saat ini Indonesia sedang gencar mempromosikan sistim informasi digital 4.0 dan sebagai daerah destinasi unggulan pariwisata, Labuan Bajo harus bisa memanfaatkannya dengan baik.

Baca juga :  Tingkatkan Budaya K3L, PLN Gelar Acara Safety Talk di UP3 Kupang

”Kami sedang berjuang, agar pajak dari rumah makan,restaurant serta kapal-kapal yang berlabuh menjadi pendapatan bagi pemerintah daerah, sehingga dapat dilakukan percepatan pembangunan di Labuan Bajo”, tandas Gusti Rinus.

Dia berharap, seluruh peserta pelatihan untuk serius mengikuti kegiatan tersebut. “Kami berharap apa yang sudah didapat dari pelatihan ini, dijadikan modal kerja dan menjadi berguna bagi usaha dan masyarakat sekitar”,tutup Gusti Rinus (min)