Kepsek Harus Berpikir Visioner Dalam Mengelola Sekolahnya

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Kepala sekolah harus berpikir visioner atau memiliki kemampuan untuk melihat masa depan dalam memimpin, membangun tata kelola dan budaya mutu di sekolahnya, sehingga  berdaya saing tinggi dan berkualitas.

Harapan itu disampaikan Bupati Kupang, Korinus Masneno saat membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi kepala sekolah Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Kupang di Aula Hotel Pelangi Kupang, Selasa (8/10-2019).

Salah satu kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang adalah menyiapkan kepala sekolah yang kompeten dan mampu berpikir visioner dalam memimpin dan mengelola sekolahnya ke depan.

Orang nomor satu di Kabupaten Kupang tersebut mengharapkan agar para kepala sekolah mampu memberikan semangat dan penghargaan kepada para guru, tenaga kependidikan dan peserta didik agar mampu menggapai prestasi dan memiliki inovasi untuk maju.

Baca juga :  SIPD Hadir Untuk Memberikan Kontribusi Positif Terhadap Pengelolaan Keuangan Daerah

Kepala sekolah dalam perannya sebagai supervisor harus mampu berperan sebagai pemimpin instruksional dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran abad 21 sesuai dengan konsep pendekatan keterampilan berpikir, ungkap Bupati Masneno.

Terkait dengan Diklat bagi kepala sekolah,  kata Masneno, merupakan implementasi amanat Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, dan merupakan prasyarat untuk menduduki jabatan sebagai kepala sekolah.

Di tempat yang sama Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kabupaten Kupang, Imanuel Buan mengatakan, pelaksanaan Diklat bagi kepala sekolah ini untuk meningkatkan kualitas dan pengetahuan yang unggul dalam pengelolaan akuntabilitas dan pencitraan publik.

Bupati Kupang, Korinus Masneno berfoto bersama Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi  Nusa Tenggara Timur (LPMP NTT),  Muhammad Irfan dan Kadis P dan K Kabupaten Kupang, Imanuel Buan saat membuka kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi kepala sekolah Tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Kupang di Aula Hotel Pelangi Kupang, Selasa (8/10-2019).

Sementara Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Diklat Kabupaten Kupang,  Ny.Nonce Tefa dalam laporannya mengatakan, kegiatan Diklat dilaksanakan selama 7 hari  sejak  8— 14 Oktober 2019 diikuti 210 orang meliputi, Kepala Sekolah TK, 10 orang, SD 132  orang  dan SMP 68 Orang.

Baca juga :  Gubernur NTT : “Saya Tidak Mau Sumba Terus Miskin”

Materi yang diberikan diantaranya, literasi digital, teknik analisis manajemen, pengelolaan keuangan, pengelolaan kurikulum, supervisi PTK, supervisi PK guru, kepemimpinan perubahan, pengembangan kewirausahaan dan pengembangan sekolah berdasarkan 8 SNP.

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi  Nusa Tenggara Timur (LPMP NTT),  Muhammad Irfan, Kadis P dan K Kabupaten Kupang, Imanuel Buan, Sekretaris BKPSDM , Guntur Taopan, Beadrys R. Kolnel dan  Kabag Humas SBaruetda Kabupaten  Kupang, Martha M. Para Ede. (ade)