Samuel Haning Siap Bertarung di Pilwalkot Kupang 2022

KUPANG, NTT PEMBARUAN. com-  Samuel Haning,S.H, M.Hum yang sudah mendapat dukungan penuh dari Komunitas Paman Sam siap bertarung di Pemilihan Wali Kota Kupang Tahun 2022 mendatang melalui jalur independen.

“Kualitas kita diukur dari dukungan rii masyarakat bukan soal kuantitas, dan 100 lebih tokoh masyarakat dari enam kecamatan di Kota Kupang sudah menyatakan dukungannya kepada saya untuk maju sebagai Wali Kota Kupang Tahun 2022 mendatang,” kata Semuel Haning kepada wartawan di Transmart Kupang, Minggu (8/9/2019).

Menurut dia, pertemuan dengan 100 lebih tokoh masyarakat dari 6 kecamatan itu merupakan dukungan kualitas, bukan kuantitas. Sebab, tokoh –tokoh masyarakat yang mendukung itu rata-rata  orang berpengaruh yang omongannya bisa dipercayai oleh masyarakat.

“Saya hanya menyampaikan kepada para  tokoh masyarakat menerima dukungannya, tetapi saya ini seorang petarung yang berjiwa positif thinking. Saya melihat animo masyarakat dan menghargai seluruh mekanisme yang ada. Saya tidak mau ketika saya maju, tiba-tiba terseok-seok. Saya mau didukung full dengan pernyataan sikap dari teman-teman,” kata Samuel Haning yang juga pengacara kondang ini.

Baca juga :  Optimalkan Pool Test, Bandara dan Pelabuhan di NTT Beroperasi Normal

Ia juga mengajak komunitas pendukungnya untuk tidak boleh menyepelekan kandidat lain dan menghargai semua perbedaan yang ada. “Kita sama –sama anak kota untuk membangun Kota Kupang ke arah yang lebih baik. Kota Kupang ini kita harus jaga dengan hidup rukun, damai, dan tidak boleh saling sikut  menyikut satu sama lain. Berbeda-beda, tetapi  tetap satu,”imbuhnya.

Tim Paman Sam yang dibentuknya itu akan tersebar di semua kelurahan dan kecamatan di Kota Kupang untuk melakukan pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP)  dengan target melampaui kuota yang ditetapkan nanti.

“Kalau timnya saja berjumlah 1.000 orang ditambah familinya, maka sudah bisa menghitung kekuatan masing-masing, dan itu nanti dijadikan sebagai kekuatan riil kita untuk maju melalui jalur independen. Sebab, ukuran kita adalah akurasi data, namun tidak menutup kemungkinan kalau dalam perjalanan ada partai politik yang mengakomodir kami, silahkan,” kata Ketua BPH PGRI Pusat  ini.

Baca juga :  Tahun 2020, BNNP NTT Baru Penuhi 4 LKN

Jika dipercayakan oleh masyarakat, ia mempunyai komitmen untuk mendesain sejumlah program apa yang masyarakat mau. Ia melihat, masih banyak masyarakat Kota Kupang yang hidup di pinggiran dengan rumah –rumah gubuk. Sepanjang masyarakat masih hidup di rumah-rumah gubuk derita mereka belum sejahtera.

“Tugas kita harus mensejahterakan masyarakat dengan membangun rumah layak huni bagi mereka. Masyarakat yang masih tinggal di rumah-rumah gubuk derita itu adalah saudara kita juga yang harus mendapat perhatian dari pemerintah. Kesejahteraan masyarakat itu adalah hal yang utama,” tukasnya. (ade)