Menteri Perdagangan Akan Telusuri Kenaikan Harga Bawang Putih di Kupang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto Lukita berjanji akan menelusuri kenaikan harga bawang putih di Kota Kupang yang harganya masih mahal dibanding di daerah Jawa.

Menteri Perdagangan Lukita mengatakan hal itu kepada wartawan setelah melakukan pemantuan  harga  sejumlah komoditi di Pasar Oebobo dan Pasar Inpres Naikoten Kota Kupang, Jumat (23/8/2019).

“Setelah melakukan pemantuan harga di dua pasar di Kota Kupang,  catatan saya adalah harga bawang putih masih terlalu mahal dengan harga sebesar Rp 35.000/kg. Padahal harga bawang putih di Pasar Induk Ramajati Jakarta sesuai pengecekan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri hanya sebesar Rp 20.000/kg, Kami akan telusuri supaya harganya tidak boleh terlalu tinggi, karena stoknya banyak. Ini pasti ada yang salah,” kata Lukita.

Baca juga :  Konsulat Jenderal RRT Dukung Gubernur NTT Kembangkan Pariwisata

Terkait kondisi Pasar Inpres Naikoten Kota Kupang, Lukita berjanji akan membangun gedung baru ukuran satu lantai dari dana  Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) melalui dana alokasi khusus (DAK).

“Sedangkan sambungan ke pasar yang lama kita minta ke Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk memperbaiki atapnya. Di sini, memang ada penyakit pasar yaitu kalau dibangun gedung dua lantai selalu menjadi masalah dimana orang malas menjual di lantai II karena masih harus naik tangga. Orang mau membawa barang ke atas juga malas. Jadi, konsep yang kita mau bangun itu cukup satu lantai saja yang ukurannya lebih lebar,”ujarnya.

Soal jalan berlubang dan masalah kebersihan dalam pasar, ia serahkan sepenuhnya kepada Pemerintah Kota Kupang dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur  untuk mengaturnya. (ade)