Badarudin : “Kami Berkomitmen Melayani dengan Bersih”

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Dewasa Kelas IIA Kupang, Badarudin,A.Md,I.P,S.HI bersama jajarannya telah berkomitmen untuk melayani masyarakat dengan bersih tanpa pungutan liar (pungli) dan korupsi.

“Sesuai motto kami,  Lapas Kelas IIA Kupang Beriman (bersih, indah, aman dan nyaman). Nyaman dikunjungi oleh wartawan, nyaman dikunjungan semua masyarakat, nyaman ditempati oleh warga binaan, dan  nyaman untuk bekerja oleh petugas,” kata Badarudin kepada wartawan usai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapas Kelas IIA Kupang, Sabtu (17/8/2019).

“Saya pastikan di Lapas Dewasa Kelas IIA Kupang tidak ada Pungli. Kami konsisten dengan visi kami melayani dengan bersih. Sebagai pelayanan publik harus bersih dari Pungli. Kita mencoba Lapas Dewasa Kelas IIA Kupang menjadi model atau contoh untuk kebersihan di Kota Kupang,” ungkap Badarudin.

Dari segi kebersihan lingkungan, ia menjamin Lapas Dewasa Kelas IIA Kupang bersih dari sampah mulai dari dalam Lapas hingga di halaman luarnya. Terkait kerbesihan lingkungan, pihaknya  mendapatkan penghargaan sebagai Lapas terbersih dan terindah di NTT.

Baca juga :  Gubernur VBL : Gereja dan Pendidikan Harus Seirama

“Kami berkomitmen kebersihan itu adalah harga mati. Tidak bisa ditawar-tawar. Nanti saya akan kembangkan ke luar untuk mempromosikan kebersihan Lapas Kelas IIA Kupang. Tidak saja bersih pada saat acara, tetapi setiap hari selalu bersih. Bersih mulai dari dalam Lapas hingga halaman sekitar Lapas,” ujarnya.

Terkait daya tampung di Lapas Dewasa Kelas IIA Kupang, jawab dia, daya tampung yang tersedia hanya 580-an kamar, tetapi terkadang terjadi over kapasitas mencapai 625 orang hingga 630 orang, namun itu sifatnya fluktuatif.

Bagi dia, napi bukan lagi sebagai objek, atau sasaran tembak, tetapi mereka merupakan subjek atau pelaku. “Saya membina untuk perubahan mindset (pola pikir,red) warga binaan yang tidak tahu menjadi tahu, yang tidak mengerti menjadi mengerti, sehingga apa yang dilakukan itu benar-benar tau persis.  Jangan sampai hanya ikut-ikutan, tetapi dia mampu memproteksi dirinya,” tukas dia.

Pemberian Remisi

Wakil Gubernur NTT, Josef Nai Soi saat membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM pada saat upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di halaman Lapas Dewasa Kelas IIA Kupang, Sabtu (17/8/2019).

Badarudin juga menyebutkan, dari 601 napi di Lapas Dewasa Kelas IIA Kupang, 481 orang sudah menerima remisi dari negara yang diserahkan secara simbolis oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat pada hari peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Lapas Dewasa Kupang, Sabtu (17/8/2019).

Baca juga :  FH Unwira Kupang Bedah UU Omnibus Law Cipta Kerja

Jumlah itu terdiri dari remisi umum (RU) I, 473 orang, dan RU II atau langsung bebas sebanyak  delapan orang. Dari delapan orang yang dinyatakan bebas itu, satu orang bebas barang bukti (BB), dua orang masih menjalani hukuman subsidernya, lima orang langsung selesai pidananya atau langsung pulang rumah.

Kata Badarudin, para napi yang telah menerima remisi merujuk pada Kepres Nomor : 174 Tahun 1999 tentang remisi, dimana remisi umum besarannya 1 bulan bagi mereka yang sudah menjalani hukumannya 6 –12 bulan. Syaratnya, antara lain, berkelakuan baik, dan memenuhi syarat administrasi bagi napi yang memiliki kekuatan hukum tetap.

Seperti disaksikan wartawan media ini, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Dewasa Kelas IIA Kupang, Sabtu,  17 Agustus 2019 berlangsung meriah.

Hadir dalam upacara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur NTT, Josef Nai Soi, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, Kakanwil Kementerian Hukum dan HAM NTT, Asep Syarifudin, Kalapas Dewasa Kelas IIA Kupang, Badarudin,A.Md,I.P,S.HI, dan Unsur Muspida Lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) NTT.

Baca juga :  Gubernur NTT Ajak Masyarakat Tingkatkan Imunitas Tubuh Hadapi Covid-19

Upacara peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI di Lapas Kelas IIA Kupang dengan inspektur upacara Wagub NTT, Josef Nai Soi ini disatukan dengan acara penyerahan remisi yang dilakukan secara simbolis kepada 2.223 narapidana (napi) termasuk 32 napi yang langsung bebas  gabungan dari  18 Lapas/Rutan di NTT.

Sejumlah pegawai Kanwil Kemenkum HAM NTT dan pegawai Lapas Kelas IIA Kupang serta narapidana ikut menyemarakan suasana HUT ke-74 RI hari itu, dengan menampilkan suara-suara merdu mereka. (ade)