2000 Anakan Mangrove Siap Ditanamkan di Pantai Oesapa Barat

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah menyiapkan 2000 anakan mangrove untuk ditanam di hutan mangrove Pantai Oesapa Barat, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Rabu, 7 Agustus 2019.

Kegiatan ini disponsori oleh Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE) kerjasama dengan Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT.

Menurut rencana, acara ini akan dihadiri Gubernur  NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat, bersama Ketua Tim Penggerak PPK Provinsi NTT, Ny. Juliana Laiskodat, dan delegasi dari Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Helmi Basalama.

Baca juga :  195 Unit Kapal Siap Dibagikan Kepada Nelayan di NTT

Kegiatan ini juga merupakan rangkaian dari peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang tahun ini dipusatkan di Batam sekaligus sebagai  aksi sosial dalam rangka memeriahkan Hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 tahun ini.

“Semua persiapan di lapangan, seperti persiapan lokasi tanam dan panggung  sudah ready,” kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Benain Noelmina Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), I Gusti Ngurah Sukayasa,S.P, M.P kepada wartawan di Kupang, Selasa (6/8/2019).

Lokasi hutan mangrove di Pantai Oesapa Barat, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang akan menjadi lokasi penanaman 2000 anakan mangrove pada Rabu, 7 Agustus 2019.

Menurut Ngurah, seharusnya acara ini dihadiri Ibu Negara, Iriana Jokowi. Tetapi, karena bersamaan dengan kegiatan HKAN yang dipusatkan di Batam, maka diwakili Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Ny. Juliana Laiskodat.

Baca juga :  Latihan SAR Beregu Tahun 2020 Tetap Mematuhi Protokol Covid-19

Aksi peduli penanaman anakan magrove yang dilaksanakan pada Rabu, 7 Agustus 2019 jam 08.00 pagi ini akan dihadiri lebih kurang 500 orang  yang diawali dengan pembersihan sampah mulai jam 07.00 pagi di sekitar lokasi penanaman.

Unsur-unsur yang terlibat, seperti perguruan tinggi, dinas-dinas terkait Lingkup Pemerintahan Provinsi (Pemprov) NTT, masyarakat Oesapa Barat, Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, dan dharma wanita dari unit kerja masing-masing, karena kegiatan ini merupakan bagian dari peran gender.

Selain penanaman anakan mangrove, BPDAS NTT juga akan melakukan penyerahan secara simbolis berupa tanaman buah kepada masyarakat di sekitar kawasan hutan magrove Pantai Oesapa Barat. (ade)