Wagub NTT Apresiasi Terhadap Kinerja SAR di NTT

KUPANG, NTT PEMBARUAN.com- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Adrianus Naesoi memberi apresiasi terhadap kinerja Basarnas, khususnya  Anggota SAR di NTT yang bergerak cepat dalam menyelamatkan para korban kecelakaan, baik di laut, darat maupun  udara selama ini.

“Saya memberi apresiasi  yang luar biasa kepada Anggota SAR di NTT yang telah berhasil menyelamatkan banyak korban kecelakaan, baik di laut, darat maupun udara selama ini di NTT, terlebih khusus dalam menyelamatkan para korban kecelakaan kapal laut di Perairan Alor belum lama ini,” kata Wagub Josef Adrianus Naesoi saat membuka Rapat Koordinasi

Pencarian dan Pertolongan Latihan SAR Beregu dan Pelatihan Potensi SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang di Hotel Neo Kupang, Senin (29/7/2019).

Kata kuncinya SAR, menurut dia, adalah manusia yang sehat, baik secara jasmani,rohani, dan memiliki ketrampilan yang lebih dari orang lain dalam melakukan pertolongan kepada para korban kecelakaan.

Baca juga :  Penanganan Pasca Bencana,1.893 Unit Rumah Dibangun di NTT

Karena itu, mereka (Anggota SAR,red) harus memiliki kompetensi yang bagus, dan terus belajar untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi modern yang semakin canggih dewasa ini.

Untuk membackup kekuatan personil SAR, Wagub minta, perlu adanya kolaborasi dan koordinasi lintas sektor, baik di daerah maupun pusat, seperti TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, TNI Angkatan Darat, Angkasa Pura, Pol Air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), Dinas Kesehatan dan sebagainya.

 

Personil Masih Kurang
Direktur Operasi, Brigadir Jenderal TNI (Mar), Budi Purnama, S.Pi, M.Agr saat memberi sambutan pada Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Latihan SAR Beregu dan Pelatihan Potensi SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang di Hotel Neo Aston Kupang, Senin (29/7/2019)

Secara terpisah, Direktur Operasi Brigadir Jenderal TNI (Mar), Budi Purnama, S.Pi, M.Agr kepada wartawan usai pembukaan Rapat Koordinasi Pencarian dan Pertolongan Latihan SAR Beregu dan Pelatihan Potensi SAR Kantor Pencarian dan Pertolon

gan Kupang di Hotel Neo Aston Kupang, Senin (29/7/2019) mengaku, personil SAR hampir semua daerah di Indonesia saat ini masih kurang.

Total personil yang dimilikinya saat ini di Indonesia hanya 3000 personil, dari kebutuhan yang ideal seharusnya, 10.000 personil. Dengan demikian, total personil yang ditempatkan di semua Kantor SAR di Indonesia rata-rata baru mencapai 30 persen.

Baca juga :  Pembakaran Sampah Medis di Puskesmas Benteng Masih Manual

Untuk menjadi anggota SAR, kata dia, harus melewati tahapan seleksi di Kantor Basarnas Pusat dari semua level pendidikan, mulai dari pendidkan SMA, Diploma III dan S-1, atau sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Karena itu, untuk mengatasi kekurangan personil yang ada saat ini, menurut dia, perlu dilakukan kolaborasi dan koordinasi lintas sektor terkait, seperti yang dikatakan Wakil Gubernur NTT saat membuka rapat koordinasi ini.

Ia berjanji, Kantor Basarnas Pusat di Jakarta akan terus menambah personil dan fasilitas yang memadai di semua Kantor SAR di Indonesia termasuk di NTT.  Menjawab wartawan terkait pembangunan Kantor SAR di Labuan Bajo, jawab dia, untuk sementara Pos SAR Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat masih tetap di bawah Kantor SAR Maumere tinggal penambahan personil dan fasilitasnya saja.

Baca juga :  Gubernur NTT Dukung Pembangunan Bendungan Kolhua

“Kita fokuskan pada penambahan personil, fasilitas dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM). Soal rekrutmennya  masih tetap terpusat di Jakarta, nanti akan dilengkapi sesuai permintaan dan kebutuhan masing-masing daerah. Selain itu, kita terus melaksanakan sosialisasi seperti pelatihan sekarang ini,”  tukasnya.

Hadir dalam pembukaan itu,  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang,  Emi Frizer, S. E., M.M, dan lintas sektor terkait, seperti unsur polisi, TNI, PDAM, PMI, dan sebagainya. (ade)